Transformasi Digital Beri Kemudahan untuk Konsumen dan Pelaku Usaha

Novi Nadya30 Sep 2022, 20:57 WIB
Diperbarui 30 Sep 2022, 21:55 WIB
Ilustrasi wanita transaksi digital menggunakan smartphone

Fimela.com, Jakarta Transaksi non tunai menjadi prioritas di hampir semua merchat serta pengelolaan aplikasi wirausaha digital. Untuk semakin memudahkan konsumen dan pelaku usaha dalam bertransaksi non tunai, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkolaborasi dengan PT Majoo Teknologi Indonesia (Majoo).

BRI dan Majoo berkomitmen untuk membantu mitra merchand dalam rangka transformasi digital. Khususnya di bidang pembayaran dan pengelolaan aplikasi usaha.

“Dengan adanya kerja sama ini, BRI dan Majoo dapat memberikan value added service kepada seluruh mitra merchant baik eksisting maupun merchant baru,” ungkap Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani.

Adapun kerja sama BRI dengan Majoo secara garis besar terbagi menjadi tiga. Pertama, integrasi QRIS Dynamic BRI yang dapat dimunculkan pada POS Majoo.

Kedua, integrasi EDC Andorid BRI dan POS Majoo menggunakan jaringan wifi. Ketiga, inovasi penggunaan fitur POS majoo pada EDC Android BRI.

BRI dan Majoo, lanjutnya, mendukung transformasi digital merchant dalam bentuk Integrasi antara aplikasi POS majoo dan EDC BRI demi memudahkan user experience mitra merchant ketika melakukan input, order dan checkout.

 

Bentuk Kemudahan Bisnis

BRI dan Majoo
BRI berkolaborasi dengan Majoo memberikan solusi digital untuk merchant di Indonesia

POS Majoo sendiri telah terhubung dengan pambayaran Kartu dan QRIS di EDC BRI. Dengan demikian, diharapkan kerja sama ini dapat membantu bisnis ritel tumbuh dan berkembang, dengan menyediakan fitur paling lengkap dan mudah untuk semua jenis usaha merchant.

Sebagai informasi, secara nasional jumlah QRIS BRI telah mencapai lebih dari Rp2,7 juta merchant sampai dengan akhir Agustus 2022, serta aplikasi BRImo memiliki 20 juta pengguna aktif yang dapat melakukan pembayaran dengan berbasis QRIS.

Senada dengan Handayani, Founder dan CEO Majoo Adi Wahyu Rahadi menyampaikan, pihaknya akan terus bertumbuh bersama pelaku usaha Indonesia lewat inovasi dan teknologi terkini.

“Majoo akan terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pengusaha dari berbagai bidang bisnis,” ujar Adi.

Hingga saat ini, Majoo telah memiliki merchant offline sebanyak lebih dari 35 ribu merchant dan menghasilkan sales volume sebesar Rp1 trilliun setiap bulan. BRI dan Majoo optimistis dapat memaksimalkan potensi bisnis dengan implementasi kerja sama ini.

Keduanya juga berkomitmen melakukan cross-selling bisnis merchant untuk membantu menaikan skala bisnis para pelaku usaha. Targetnya, sales volume bisa meningkat 150% setiap bulan.

Hal ini juga sebagai bentuk kemudahan bisnis, investasi, dan transformasi digital sehingga dapat berkontribusi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi Indonesia.

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela