5 Cara Menjadi Bijak dan Cerdas agar Hidup Makin Bahagia

Endah Wijayanti03 Okt 2022, 10:15 WIB
Diperbarui 03 Okt 2022, 10:15 WIB
perempuan dan oktober 2

Fimela.com, Jakarta Seiring bertambahnya usia, pengalaman dan persoalan hidup bisa bertambah. Semua itu pun bisa memengaruhi cara pandang dan bersikap kita kepada kehidupan. Menjadi lebih bijak dan cerdas dalam menyikapi itu semua pun dibutuhkan sebagai upaya untuk memiliki hidup yang lebih bahagia.

Kali ini, Fimela berbagi tips dan kiat sederhana cara menjadi bijak dan cerdas agar hidup bisa lebih bahagia. Strategi sederhana ini pun bisa diterapkan dalam keseharian kita. Selengkapnya, simak uraiannya di bawah ini.

1. Lebih Terbuka dalam Memandang Dunia

perempuan dan oktober 3
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Kiwis

Saat menyikapi sesuatu, jangan batasi diri hanya melihat hitam dan putih saja. Bisa lihat dari berbagai warna dan sudut lain. Dunia tak hanya memiliki dua sisi, melainkan bisa punya banyak sisi. Di sini, kita bisa meluaskan pandangan kita soal berbagai hal agar kita bisa lebih bijak menyikapi hal-hal yang terjadi di luar keinginan, harapan, atau rencana yang pernah dibuat.

2. Memahami Dikotomi Kendali

perempuan dan oktober 1
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/narith

Dikotomi kendali adalah pembagian hal dalam hidup terbagi menjadi dua hal, yaitu: yang berada di bawah kendali diri dan di luar kendali diri. Mengutip buku Filosofi Teras, dalam realitas kehidupan yang kita jalani ini ada hal-hal yang bisa dikendalikan dan ada yang tidak. Memahami dikotomi kendali bisa membantu kita lebih bijak dalam berdamai dengan realitas. Serta bisa membantu kita untuk bisa bersemangat mengupayakan hal terbaik dalam hidup.

 

 

3. Temukan Metode Pribadi dalam Mengelola Stres

perempuan dan bunga bahagia
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Pixel-Shot

Agar tidak gampang stres dalam menjalani hidup, kita perlu membekali diri dengan kemampuan mengelola stres dengan baik. Kemampuan dan metode ini bisa kita buat dan sesuaikan dengan kebutuhan serta kenyamanan diri. Mengutip buku How to Love, manusia mengatasi stres dengan kebiasaan dan pengetahuan masing-masing. Tiap individu punya mekanisme pertahanan dirinya sendiri, dan saat sudah tahu mekanisme pertahanan pribadi maka bisa lebih mudah dalam menjalani hidup dengan bahagia.

4. Mendorong Diri untuk Belajar Hal-Hal Baru

ceria baju kuning menari tersenyum mencintai diri sendiri
ilustrasi perempuan bahagia/CHAjAMP/Shutterstock

Mengutip buku Your Turn: How to Be an Adult, Profesor Carlon Dweck dalam risetnya tentang growth mindset (pola pikir berkembang) memaparkan pentingnya untuk fokus pada upaya yang kita lakukan, alih-alih pada mengejar kesempurnaan semata. Untuk bisa memiliki pola pikir berkembang yang sekaligus membantu kita untuk jadi lebih cerdas, kita bisa terus mendorong dan menyemangati diri untuk belajar hal-hal baru dalam hidup.

5. Kurangi Kebiasaan Menghakimi

bahagia mencintai diri sendiri
ilustrasi perempuan mandiri dewasa/mentatdgt/Shutterstock

Kebanyakan dari kita terbiasa menghakimi kehidupan orang lain bahkan menyudutkan atau merendahkan kehidupan sendiri. Untuk bisa lebih bijak, kita perlu mengurangi kebiasaan menghakimi seperti ini. Saatnya untuk membiasakan diri bisa lebih memahami hal-hal yang berbeda. Serta membuka diri untuk belajar menerima keberagaman dan ketidaksempurnaan yang ada.

Itu tadi lima hal yang bisa dicoba sebagai bagian dari cara menjadi bijak dan cerdas. Semoga infonya bermanfaat ya, Sahabat Fimela.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela