5 Cara Lapangkan Hati Memaafkan Orang yang Melukaimu

Endah Wijayanti21 Nov 2022, 09:45 WIB
Diperbarui 21 Nov 2022, 09:45 WIB
ibu yang pemaaf

Fimela.com, Jakarta Merasa terluka karena disakiti oleh seseorang adalah perasaan yang wajar. Rasa perih dan getir karena sakit hati adalah hal yang valid. Meskipun begitu, kita tak perlu sampai membenci atau malah menyimpan dendam pada orang yang telah melukai kita.

Memaafkan orang yang telah melukaimu memang bukan hal mudah. Kembali tersenyum saat berhadapan atau bertemu dengan orang yang telah melukai hati juga bukan hal yang gampang dilakukan. Namun, hati kita jangan sampai malah makin berat atau makin terbebani dengan rasa dendam. Saatnya untuk melapangkan hati dan membuka pintu maaf. Caranya bisa dimulai melalui hal-hal sederhana berikut ini.

 

1. Terima Kejadian yang Sudah Berlalu

minta maaf duluan
Maaf./Copyright shutterstock.com

Kejadian yang sudah berlalu, biarkan berlalu. Terima kenyataan bahwa itu semua sudah menjadi bagian dari masa lalu. Rasa sakit hati mungkin masih menyisakan pedih dan getir, tapi yakinlah ke depannya hati bisa membaik dan pulih selama sudah berdamai dengan kejadian yang ada. Walau melupakan kejadian yang telah lalu sulit dilakukan, tapi berdamai dengan yang sudah berlalu akan meringankan hati sendiri.

2. Berdamai dengan Ketidaksempurnaan yang Ada

surat ayah dan belajar memaafkan 2
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/nampix

Orang yang melukaimu tidak sempurna. Begitu pula dengan dirimu yang juga memiliki ketidaksempurnaan sendiri. Sadari dan terima ketidaksempurnaan yang ada lebih dulu. Dengan begini, kita tak lagi tertekan dengan kejadian yang sudah berlalu atau hal-hal yang terjadi di luar kendali diri kita.

 

 

3. Beri Diri Waktu untuk Kembali Tenang

memaafkan diri sendiri
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Waktu mungkin bisa bantu sembuhkan dan pulihkan luka. Akan tetapi, dirimu sendiri yang punya kendali yang lebih kuat dan besar untuk memulihkan diri. Izinkan diri untuk melakukan hal-hal yang bisa bantu tenangkan diri. Lakukan dan kerjakan hal-hal yang bisa menghadirkan rasa nyaman. Saat hati sudah lebih tenang, rasa lapang bisa hadir dengan sendirinya.

 

 

4. Buat Komitmen untuk Membuka Lembaran Baru

surat ayah dan belajar memaafkan
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/lingtsyr

Orang yang melukaimu masih melanjutkan hidupnya. Kamu pun perlu melanjutkan hidupmu sendiri. Buat komitmen yang baru untuk membuka lembaran hidup yang lebih baik lagi ke depannya. Walau kadang masih merasa terluka dan sakit hati dengan kejadian yang berlalu, semangat untuk melangkah ke depan jangan sampai redup.

 

 

5. Apresiasi Usaha yang Sudah Dilakukan

perempuan dan breaking memaafkan ikhlas
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/mentatdgt

Keberanian dan kemampuanmu untuk memaafkan adalah hal luar biasa. Walau butuh proses dan waktu tak sebentar, tapi ketika sudah bisa selangkah demi selangkah memaafkan orang yang telah melukaimu maka kamu sebenarnya sudah membuat pencapaian sendiri. Apresiasi dan hargai setiap usaha yang sudah dilakukan oleh diri sendiri, maka hati pun bisa lebih lapang dengan sendirinya.

Tak perlu menyimpan rasa sakit hati atau dendam terlalu lama, ya. Maafkan yang sudah melukaimu demi kebaikanmu sendiri juga.

#WomenforWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela