Bulan Apa Saja yang Baik untuk Menikah dalam Adat Jawa? Cek di Sini

Mimi Rohmitriasih09 Des 2022, 16:45 WIB
Diperbarui 09 Des 2022, 16:45 WIB
Mimpi Gagal Menjadi Pengantin

Fimela.com, Jakarta Bulan apa yang baik untuk menikah? Tidak jarang pertanyaan ini sering muncul pada orang yang sedang menjalin hubungan asmara. Apalagi jika sepasang kekasih ini merupakan keturunan suku Jawa. 

Momen pernikahan merupakan momen yang sakral bagi masyarakat Jawa. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melaksanakan akad nikah. Mulai dari hari terbaik untuk menikah, rangkaian acara yang perlu dilakukan, kecocokan weton kedua calon pengantin hingga hal lainnya. 

Mengenai pernikahan adat Jawa, salah satu yang paling penting untuk pertimbangan adalah hari baik untuk menikah. Biasanya, hari baik ini juga terdapat di bulan yang baik. Seperti kalender Masehi atau Hijriyah, dalam kalender Jawa juga memiliki 12 bulan di dalamnya. Lima diantaranya, dikatakan sebagai bulan terbaik untuk menikah di adat Jawa.

Menikah di bulan ini bisa mendatangkan banyak kebahagiaan. Menikah di bulan ini, konon katanya bisa memberikan keselamatan dan limpahan rezeki. Berikut bulan terbaik untuk menikah menurut adat Jawa.

Jumadil Akhir

paes-kezo
ilustrasi makna makeup di dandanan pengantin adat jawa/shutterstock

Ini adalah bulan terbaik pertama. Bulan Jumadil akhir adalah bulan ke enam di kalender Jawa. Pasangan yang menikah di bulan ini dipercaya akan memiliki rumah tangga yang bahagia, harmonis dan penuh cinta di dalamnya. Pasangan juga bisa saling setia, mengasihi dan mencintai secara tulus. Pasangan bahkan bisa mendapat rezeki melimpah dalam menjalani kehidupan rumah tangganya. 

Rajab

Pernikahan Jawa
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Geusan

Bulan rajab adalah bulan berikutnya untuk melangsungkan pernikahan dalam adat Jawa. Bulan rajab adalah salah satu bulan yang dipercaya memiliki banyak rahmat di dalamnya. Pasangan yang menikah di bulan ini akan bahagia hidupnya. Kalau pun ada masalah, mereka bisa menyelesaikan masalah dengan mudah. Pasangan yang menikah di bulan ini berpotensi menuai kesuksesan saat memulai usaha atau bisnis. Mereka juga akan menjadi pasangan yang disayang oleh orang-orang di sekitarnya.

Ruwah

Married
Ilustrasi Pernikahan Adat Jawa Credit: pexels.com/Deden

Bulan ruwah adalah bulan terbaik untuk menikah dalam adat Jawa selanjutnya. Pasangan yang menikah di bulan ini diharapkan mendapatkan kedamaian, limpahan rezeki dan kebahagiaan selama menjalani kehidupan rumah tangga. Pasangan ini juga memungkinkan untuk segera memiliki momongan. Tak hanya itu saja, pasangan yang menikah di bulan Ruwah dipercaya akan jauh dari fitnah serta rasa iri dengki orang lain.

Syawal

Arti Mimpi Dikasih Cincin Pernikahan
Cincin Pernikahan Credit: pexels.com/Sandy

Bulan syawal adalah bulan di mana banyak pasangan yang melangsungkan pernikahan. Menikah di bulan Syawal dipercaya bisa mendatangkan kebahagiaan. Pasangan yang menikah di bulan ini juga berpotensi memiliki hubungan langgeng serta setia selamanya. Bulan syawal dipercaya sebagai bulan penuh kasih sayang dan cinta.

Besar

Pernikahan adat Jawa
Ilustrasi/copyrightshutterstock/DonniYudhaPerkasa

Bulan terbaik berikutnya ada bulan Besar. Pasangan yang menikah di bulan ini konon katanya akan hidup bahagia dan punya rezeki melimpah. Pasangan juga bakal mendapat kedamaian dalam hidup berumah tangga dan jauh dari masalah. 

Di atas merupakan bulan terbaik untuk menikah menurut adat Jawa. Meski begitu, ada beberapa bulan lain yang tetap boleh dipakai untuk menikah. Adapun bulan yang boleh dipakai antaranya Sapar, Bakda Mulud dan, Jumadil Awal. Sedangkan untuk bulan yang dilarang ada bulan Suro, Mulud, Sela (Dhulkaidah) dan Poso (Ramadan). Semoga informasi ini bermanfaat.

#WomenForWomen

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela