Film 90-an, Adi Kurdi dari WS Rendra Sampai Keluarga Cemara

Henry Hens06 Apr 2016, 21:56 WIB
Film 90-an, Adi Kurdi dari WS Rendra Sampai Keluarga Cemara

Fimela.com, Jakarta Salah satu sinetron yang banyak mendapat pujian di era 90-an adalah Keluarga Cemara yang dibintangi Adi Kurdi. Berperan sebagai Abah, akting Adi memang tak perlu diragukan lagi. Jalan panjang di dunia akting sudah ditempuh sejak lama oleh pemilik nana lengkap Agustinus Adi Kurdi ini.

Lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 22 September 1948, karir Adi dimulai dari dunia teater. Di era 70-an, ia bergabung dengan Bengkel Teater pimpinan dramawan dan seniman legendaris WS Rendra. Berkat bakat aktingnya yang mumpuni, Adi sempat dipercaya oleh Rendra sebagai pemeran utama dalam pementasan teater Kisah Perjuangan Suku Naga yang terkenal.

Film Gadis Penakluk (1980). foto: jejakandromeda.com

Adi pun pernah mendalami pendidikan teater di New York, Amerika Serikat selama dua tahun. Di jagad teater Indonesia, nama Adi Kurdi bisa jadi jaminan sukses bagi sebuah pementasan. Meski ia sudah banyak berkecimpung di dunia layar lebar, Adi tetap dipandang sebagai salah satu pemain pentas yang berkarakter.

Setelah malang-melintang di bidang teater, Adi Kurdi mulai merambah dunia film. Setelah mendapat peran kecil di Putri Seorang Jenderal, ia menjadi pemeran utama di film Gadis Penakluk (1980). Di film tersebut Adi berhasil masuk nominasi di ajang Festival Film Indonesia (FFI) pada tahun 1981.

Keluarga Cemara. foto: apis.google.com

Film yang menceritakan tentang seorang murid SMA yang jatuh cinta pada gurunya itu sempat dibuatkan sinetronnya di tahun 2002 dengan judul Cewek Penakluk.  Redupnya perfilman nasional, tidak menguburkan nama Adi Kurdi. Alumnus School of Art, Theater Program New York University ini juga turut mewarnai dunia sinetron Indonesia.

Yang melambungkan namanya tentu Keluarga Cemara yang pertama tayang di tahun 1996. Keluarga Cemara tidak menampilkan kemewahan, intrik, konflik yang terlalu dibuat-buat dan tidak mengandalkan pemain yang cantik dan ganteng. Perannya sebagai Abah yang bijaksana, jujur dan sangat mencintai keluarganya mendapat banyak pujian.

Adi Kurdi. foto: youtube

Meski banyak tawaran datang, Adi tetap selektif memilih peran. Saat film nasional mulai bangkit lagi, Adi Kurdi kembali bermain di sejumlah film, seperti Aku Ingi Menciummu Sekali Saja, 3 Hari Untuk Selamanya, Kapan Kawin? dan Bulan di Atas Kuburan. Di layar kaca, pamor Adi belum luntur. Terakhir, adik ipar mendiang WS Rendra ini tampil di serial Masalembo (2015).

Walaupun sudah bermain di sejumlah film dan sinetron, nama Adi Kurdi tetap identik sebagai pemeran Abah di Keluarga Cemara. Karakter Abah sebagai suami sekaligus ayah dari Euis, Agis dan Ara di sinetron era 90-an itu masih tetap dikenang sampai sekarang.