Ahok, Gubernur yang Rajin Tonton Film Indonesia

Henry Hens10 Mei 2017, 09:42 WIB
[Bintang] Reza Rahadian

Bintang.com, Jakarta Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sedang jadi bahan pembicaraan karena baru saja divonis dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama. Harus segera mendekam di balik jeruji, dunia film Indonesia sepertinya juga akan ikut kehilangan.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta ini dikenal suka menghadiri acara preview maupun nonton bareng film Indonesia di bioskop. Hal seperti itu rasanya jarang dilakukan oleh gubernur Jakarta sebelumnya maupun di propinsi lainnya di Indonesia. Bisa dibilang, sejak awal 2016 lalu, Ahok rajin menyaksikan film Indonesia.

Kantor gubernur di kawasan Jakarta Pusat pun menjadi kantor yang dituju para insan perfilman Indonesia. Mereka meminta dukungan sekaligus sebagai bentuk promosi untuk film mereka. Ahok pernah menyewa satu studio bioskop dan full diisi para staff dan anak sekolah untuk menyaksikan film 3 Srikandi.

Ahok berharap film dari kisah nyata tersebut dapat menumbuhkan rasa semangat serta motivasi bagi anak-anak muda. Ahok juga mengajak para pegawai PNS DKI Jakarta menonton film Talak 3, Rudy Habibie, AADC 2, My Stupid Boss, Warkop DKI Reborn dan lain-lain.

Ahok saat menyaksikan film Kartini. (Ruswanto/Bintang.com)

Terakhir, ia menyaksikan film Kartini pada 9 April lalu. Ahok juga sempat mengemukakan idenya untuk membangun bioskop murah di pasar-pasar tradisional di Jakarta. Perlu dicatat, Ahok membeli tiket sendiri bukan menonton gratisan.

Kini setelah tak menjabat lagi, tentunya para insan perfilman Indonesia berharap tetap mendapatkan dukungan dari gubernur yang baru nantinya yaitu Anies Baswedan. Kita juga berharap ide Ahok untuk membangun bioskop murah bisa direalisasikan oleh Anies yang juga dikenal menyukai film Indonesia.