Kamis ke Bioskop, 3 Film Indonesia Beda Genre Tayang Hari Ini

Puput Puji Lestari05 Okt 2017, 16:45 WIB
Film Merah putih Memanggil

Bintang.com, Jakarta Hari Kamis selalu terasa istimewa bagi penggemar film Indonesia. Setiap Kamis, film baru akan mulai tayang. Seperti Kamis ini, 5 Oktober 2017, ada tiga film baru yang diputar.

Istimewanya, ketiga film memiliki genre yang berbeda-beda. Pertama, film Ruqyah: The Exorsicm. Film Ruqyah: The Exorsicm dibuat berdasarkan kisah nyata yang terjadi pertengahan tahun 2012. Film ini bercerita tentang Mahisa (Evan Sanders) ingin menolong Asha (Celine Evangelista) yang merasa diganggu oleh keberadaan makhluk halus.

 

Pada awalnya, Mahisa tidak percaya akan cerita Asha. Namun, setelah menjadi saksi berbagai kejadian aneh, akhirnya Mahisa berusaha untuk mengeluarkan Asha dari makhluk yang mengusik kehidupan Asha. Lewat saran dari seorang ahli agama, Mahisa mendapati bahwa Asha ternyata mengalami kerasukan.

Dalam trailernya, Asha justru melawan balik ketika ruqyah dilakukan untuknya. Asha bahkan menyerang Mahisa. Tak terima di ruqyah dia naik ke langit-langit.

 

Berperan sebagai seorang jurnalis di film Ruqyah: The Exorsicm, aktor Evan Sanders mengatakan memiliki tantangan yang dianggapnya cukup berat. Bukan pada profesi sebagao seorang jurnalis yang diakuinya berat melainkan ketika diminta untuk melakukan suatu hal yang dianggapnya membutuhkan persiapan matang.

Merah Putih Memanggil

Kedua, film Merah Putih Memanggil. Film Merah Putih Memanggil diputar bertepatan dengan hari ulang tahung ABRI (Angkatan Bersenjata Indonesia). Film diantaranya dibintangi oleh Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, Ariyo Wahab dan Restu Sinaga. Film yang disutradarai Mirwan Suwarso ini naskah cerita atau skenarionya ditulis oleh TB Silalahi.

Baik Ariyo maupun Maruli sangat terkesan setelah bermain di film Merah Putih Memanggil. Apalagi Maruli berperan sebagai tentara dan sempat menjalani latihan militer yang intensif sebelum menjalani maupun selama proses syuting. Mereka pun mengaku salut dan kagum pada dedikasi TNI selama yang selalu konsisten menjaga keamanan Indonesia.

“Para tentara ini kan selalu siap mati kapan saja. Mereka bisa ditugaskan dimana saja dan kapan saja, sesuai dengan perintah komandan mereka. Mereka bilang mereka bukan orang hebat tapi terlatih,” tutur Maruli.

Jomblo

Berikutnya, film Jomblo. Film Jomblo versi Christian Sugiono, Ringgo Agus Rahman, Rizky Hanggono, dan Dennis Adhiswara pernah menuai sukses pada 2006 silam. Oleh Hanung Bramantyo, film tersebut dibuat kekinian dalam Jomblo versi 2017.

Untuk versi 2017, Hanung yang juga menjadi sutradara mendaulat pemain baru. Ge Pamungkas, Richard Kyle, Arie Kriting, dan Deva Mahendra memerankan 4 karakter tokoh Agus, Doni, Bimo, dan Olip.

Melakukan remake film Jomblo yang notabene merupakan film garapannya sendiri, Hanung Bramantyo mengaku ngefans. Ia ingin memberikan film komedi dengan guyonan yang cerdas, seperti pada Jomblo tahun 2006.

"Ini jomblo milenial. Lebih seru. Saya merasa tidak menemukan satu joke secerdas itu. Pengen bikin film Indonesia komedi seperti itu. Akhirnya remake film saya sendiri. Karena saya ngefans ama film Jomblo," kata Hanung Bramantyo.

Lanjutkan Membaca ↓