Tampilan Sempurna Seleb, Apa Ada Peran Dokter Bedah di Balik Itu?

Fimela Editor14 Jun 2012, 04:00 WIB

Next

Beyonce

Menghilangkan baby fat tak lagi menjadi mission impossible untuk Miranda Kerr dan Heidi Klum. Kerr yang terhitung baru kurang lebih sebulan pascamelahirkan, sudah terlihat wira-wiri di lokasi pemotretan berkostum bikini. Perut dan bagian-bagian “rawan” seperti lengan dan paha, toned. Nggak tersisa baby fat di tubuhnya yang sejenak membuat kita lupa bahwa ia adalah ibu dari seorang newborn baby. Belum lagi Heidi Klum yang berhasil menunjukkan keajaiban menghilangkan baby fat dalam waktu singkat dengan dua kali membuat terkesima dengan mampu layak tampil ke atas panggung Victoria’s Secret dan berlenggak-lenggok sebagai “Angel”, hanya dalam hitungan sebulan setelah melahirkan.

Oke, mungkin kita harus menapakkan kaki ke kenyataan terlebih dulu dan sedikit mempercayai bahwa itulah keajaibannya menjadi model. Mereka hamil, melahirkan, dan... voila, berbikini kembali dalam waktu singkat. Tapi ternyata, misi yang terlihat tak mungkin itu juga mampu dituntaskan oleh beberapa selebriti yang bukan dari bidang model. Jessica Alba, Kate Hudson, sampai yang terbaru adalah Beyonce, tampil mengagumkan dalam waktu singkat dan kembali menarik untuk difoto, jauh dari kesan tak terurus seorang perempuan melahirkan. Lagi-lagi, selebriti membuat orang awam yang secara periodik menonton mereka di tayangan gosip televisi atau menemukan mereka di artikel majalah, menarik nafas dan berujar, “mungkin karena mereka selebriti...”.

Next

 

bunga citra lestari

Pujian juga pantas ditujukan pada Bunga Citra Lestari. Penyanyi/aktris ini dikenal sebagai perempuan berfigur kurus, bertulang kecil, dan nggak pernah memiliki masalah dengan berat badan walau berselera makan besar. Namun, saat hamil di tahun 2010 lalu, ia mendapatkan kenyataan bahwa bobot tubuhnya naik sebanyak 25 kilogram hingga membuatnya sulit bergerak. Ukuran tubuh yang abnormal menurutnya seperti itu, lalu memecutnya untuk berjuang mendapatkan kembali tubuhnya semula. Akhir September 2010 ia melahirkan, lalu sudah tampil menarik lagi di awal 2011.

“Saya sampai sempat nggak yakin bisa kembali kerja dengan bentuk badan seperti itu karena saya sudah hidup dengan badan kurus selama 28 tahun dan rasanya berat sekali untuk harus mulai dari nol lagi mencari model pakaian mana yang bagus dan cocok untuk dipakai,” ceritanya.

Jadi, benarkah status selebriti itu sendiri yang membuat para figur publik dituntut untuk selalu berpenampilan sempurna? Bertanya pada Sigi Wimala, aktris/model, ia menjawab bahwa tuntutan itu bukan berasal dari apakah status pekerjaan seseorang, tapi dari diri sendiri. Ia yang melahirkan putri tunggalnya di Maret 2010 lalu, mengaku nggak mendapatkan tuntutan apa-apa dari siapapun untuk mengejar “deadline” langsing pascamelahirkan.

“Menghilangkan baby fat itu memang sangat susah dan perjuangan keras. Tapi saya nggak merasa dituntut atau mendapatkan tekanan untuk segera langsing. Santai saja,” katanya.

Menilik dari pendapat Sigi, kita mungkin juga patut berbahagia bahwa masih ada Aishwarya Rai. Sosok aktris Bollywood yang sering disanjung sebagai perempuan tercantik di dunia ini, masih terlihat sedikit lebih berisi daripada biasanya saat hadir di karpet merah Cannes Film Festival ke-65 pada Mei silam dan nggak malu untuk memperlihatkan itu. Justru ia terlihat lebih “manusiawi” dan nyata karena memperlihatkan bahwa selebriti kelas dunia pun bisa kesulitan untuk menurunkan berat badan mereka dan nyaman dengan bentuk tubuh baru. Kritik pedas dari media gosip di India, tak ia ambil pusing. “I’m still fabulous, anyway...”, mungkin begitu pikirnya.

Lanjutkan Membaca ↓