Armand Maulana: "Hanya Dewi Gita Yang Paling Mengerti Saya"

Fimela Editor27 Mar 2013, 07:30 WIB
2 of 3

Next

Armand Maulana

Armand melipir sebentar bersama kami di tengah keramaian setelah konferensi pers konser GIGI pada 31 Maret 2013 lalu untuk merayakan hari jadi mereka ke-19. Ulang tahun ganjil mereka yang di 2013 ini direncanakan di Trans Hotel, Bandung, berusia sama dengan pernikahannya bersama Dewi. Raut mukanya yang ceria lalu berubah serius setelah mendengar pertanyaan kami. Sederhana saya kami bertanya. Apa makna Dewi di kehidupannya?

“Dewi adalah perempuan terlama yang ada di kehidupan saya. Nggak bisa membayangkan juga kalau istri saya bukan seorang seniman sepertinya. Mungkin akan terjadi beberapa hambatan di kehidupan saya atau pernikahan. Karena, hidup bersama Dewi segalanya jadi lebih mudah,” tutur Armand tulus tanpa melebih-lebihkan atau berusaha jadi laki-laki bermulut romantis.

Ya, Armand memang bukan laki-laki romantis. Kebiasaannya yang tak pernah alpa mencium kening istrinya sebelum pergi meninggalkan rumah, mengucapkan “I Love You”, atau membuatkan lagu khusus tentang tanggal pernikahan sakral mereka, tak dinilai laki-laki yang anti merokok dan penyuka air putih ini, sebagai bukti keromantisan.

“Sudah pasti, saya bukan orang yang romantis. Saya sama sekali nggak merasa seperti itu. Tapi, Dewi mungkin berpikiran sebaliknya, dengan apa yang yang biasanya atau pernah saya lakukan dan saya anggap hal biasa,” kata Armand.

3 of 3

Next

Armand Maulana

“Banyak banget dukungan Dewi yang mempermudah hidup dan karier saya, mulai dari bantuannya untuk mengatur cara berpakaian dan gaya rambut saya, sampai kemampuannya untuk memberi kritik dan masukan tentang performa saya tanpa harus menghakimi. Buat saya itu sebuah berkah yang besar, karena memiliki istri yang mendukung saya lahir batin,” lanjutnya bercerita.

Pernikahan yang indah memang jadi milik Armand dan Dewi. Kesederhanaan materi yang menjadi modal mereka untuk memulai bahtera rumah tangga, justru menghasilkan pernikahan langgeng bertabur kebahagiaan. Cara Armand untuk mendapatkan semua itu adalah: jangan berubah dan jadi diri sendiri.

“Sisi baik dari pernikahan kami adalah Dewi sudah mengenal saya sejak lama, begitupun saya terhadapnya. Tak ada yang berubah juga dari profesi dan passion kami dalam hidup ini, yaitu bermusik. Itu membuat kami secara obrolan dan pemahaman dunia kerja selalu bisa nyambung. Kalau dari segi pribadi, pernikahan ini berjalan dengan baik karena kami merupakan pasangan yang tak berubah sejak pacaran hingga 19 belas tahun menikah. Tidak adanya perubahan itulah yang membuat pernikahan kami bertahan. Apa yang Dewi dan saya lakukan saat pacaran, sampai sekarang pun masih bisa kami lakoni, sehingga pernikahan nggak mengubah kami jadi orang yang berbeda dan berpotensi  jadi masalah,” urainya.

“Tak terbayangkan sosok perempuan lain yang bisa melakukan apa yang sudah Dewi lakukan selama ini. Dewi nggak akan tergantikan karena dia yang paling mengerti saya. Insya Allah, saya juga yang paling mengerti dia,” tutup Armand sambil tersenyum.

Kami tak percaya padamu Armand, karena menurut kami, you are a romantic guy!

Lanjutkan Membaca ↓