Luka Lama yang Terkuak di Praperadilan Kasus Video Luna Maya, Ariel NOAH, dan Cut Tary

Asnida Riani09 Agu 2018, 08:52 WIB
[Bintang] Luna Maya, Ariel NOAH, dan Cut Tary

Bintang.com, Jakarta Pengajuan praperadilan untuk tak melanjutkan penyidikan atas status tersangka Luna Maya dan Cut Tary di kasus video yang juga sempat menyeret Ariel NOAH menyimpan cerita lain. Luka lama yang mungkin sudah ingin ditimbun dalam-dalam oleh mereka mau-tak mau kembali menyeruak.

Perih yang boleh jadi sudah mengering malah kembali 'basah'. Begitu lah gambaran perasaan Luna menurut sahabatnya Melaney Ricardo. Pasal, dengan menjalani keseharian sekarang, Melaney pikir perempuan 34 tahun itu berusaha move on dari insiden terdahulu.

"Kalau buat aku kan Luna sebagai salah satu sahabat dekat ya maksudnya gini, apapun musibah yang pernah dilakuin ke belakang, kan masing-masing orang kan pengin move on dengan kehidupannya sekarang," ungkap Melaney di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (6/8).

[Bintang] Luna Maya
Luna Maya. (Instagram/lunamaya)

"Luna kan sekarang berkarier kembali. Aku sih percaya everybody deserves to get a second chance," imbuhnya. Melaney berharap, kasus ini sebaiknya tak lagi diungkit-ungkit mengingat luka lama yang mungkin menyeruak.

"Jadi kalau misalkan gini, jangan di utak-atik lagi. Kalau pun ada pengadilan segala macam, aku nggak ngerti gimana hukumnya. Tapi, ya mudah-mudahan sih, media ikut membantu jangan di-blow up lagi, kan kasihan orang-orangnya," ucap Melaney Ricardo perihal kasus video Luna Maya, Ariel NOAH, dan Cut Tary.

Mempertanyakan Motif LP3HI Mengajukan Praperadilan Status Tersangka Luna Maya dan Cut Tary

Selaras dengan Melaney Ricardo, secara tak langsung, pengacara Hotman Paris yang dululnya merupakan kuasa hukum Cut Tary juga heran mengapa kasus ini kembali dimunculkan. "Gue nggak ngerti kenapa kasus Cut Tary dan Luna Maya kok dibuka-buka lagi sih," ucap Hotman di sebuah video yang diunggah di akun Instagram-nya.

[Bintang] Hotman Paris
Hotman Paris di preskon film Stop Bullying. (Adrian Putra/Bintang.com)

"Makanya, agak heran penegakan hukum yang mana. Kalau memang Cut Tary dan Luna tidak keberatan kasusnya menguap begitu saja. Motivasinya apa dulu (LP3HI mengajukan praperadilan)? Masa tiba-tiba pemohon tidak kenal, tiba-tiba sok jadi pahlawan ke Cut Tary, kecuali memang disuruh Cut Tary, ya sudah. Berarti motivasinya apa?" tutur Hotman ketika dihubungi wartawan lewat sambungan telepon, Rabu (8/8),

 

Lanjutkan Membaca ↓