Tentang Perpisahan, Lagu Seventeen Terakhir Bikin Haru Tommy Kurniawan dan Sahabat

Anto Karibo26 Des 2018, 20:53 WIB
Suasana Rumah Duka Dylan Sahara, Istri Ifan Seventeen

Fimela.com, Jakarta Sebuah lagu milik Seventeen berjudul Kemarin membuat haru pada sahabat dan teman artis lainnya. Lagu syahdu dengan iringan piano tersebut menyiratkan sebuah kesan perpisahan dengan seseorang yang dekat di hati.

Lagu karya Herman Sikumbang, gitaris Seventeen yang menjadi korban meninggal tsunami di Anyer, Banten ini diunggah salah satunya oleh Tommy Kurniawan.

[Bintang] Seventeen Band
Foto Seventeen launching album (Nurwahyunan/bintang.com)

"Lagu Kemarin ini seolah menjadi pesan untuk dirinya @hermanseventeen, seolah lagu ini ditinggalkan untuk mengenangmu kawan," tulis Tommy Kurniawan di laman Instagramnya, tommykurniawann baru-baru ini.

Bagi Tommy, Herman merupakan musisi yang hebat. Tak jarang lagu yang diciptakannya mampu membuat pengaruh positif kepada pendengarnya. Termasuk ketika menciptakan lagu Kemarin ini yang bisa dibilang sebagai buah karya terakhirnya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Tomkur Official (@tommykurniawann) on

"Sang pencipta lagu hebat, di akhir hayatnya pun masih menciptakan lagu hebat. Karya terakhir Cak Eman," tutur Tommy Kurniawan mendoakan kawan-kawan Seventeen dan seluruh korban lainnya.

Doakan Herman Sikumbang dan Korban Lain

Tommy Kurniawan
Tommy Kurniawan [foto: instagram/tommykurniawann]

Hubungan antara Tommy Kurniawan dan para personil Seventeen sangatlah dekat. Hal itu bisa dilihat dari kehadiran Tommy dalam pencarian teman-temannya sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal.

Karenanya, sebaris doa pun dipanjatkan oleh Tommy untuk sahabatnya tersebut. "Ya Allah, Allahummaghfirlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu," tandas Tommy.

Lanjutkan Membaca ↓