4 Fakta Terkait Meninggalnya Dian Pramana Putra

Musa Ade28 Des 2018, 15:45 WIB
[Bintang] Dian Pramana Putra

Fimela.com, Jakarta Kepergian Dian Pramana Putra meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi banyak orang. Bagi keluarganya, pria kelahiran 2 April 1961 ini tak hanya sekedar sebagai kepala keluarga saja, melainkan sosok yang inspiratif.

Setidaknya, hal tersebut disampaikan putri sulungnya, Alana Pramansa Poetri Beilby. Menurutnya, sang ayah memberikan pengaruh yang cukup besar bagi hidup yang ia jalani sekarang.

[Fimela] Dian Pramana
Dian Pramana Poetra. (DI: Nurman Abdul Hakim/Fimela.com)

"Aku banget dia tuh. Maksudnya, dia bener-bener inspirasi buat aku. Mau dia sibuk, mau nggak ada kabar, dia kayak selalu terngiang di otak aku apa pun yang aku lakukan, sosok yang aku selalu ingat. Jadi ya sedih aja gitu," ungkapnya di rumah duka, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam.

Disamping inspiratif, nyatanya Dian Pramana Poetra termasuk ayah yang terbilang lembut pada anak-anaknya. Namun tetap saja, menurut Alana, ketika ada hal yang tidak berkenan, sifat tegasnya pun bisa keluar. "(Papa) Lebih kemayu dari aku gitu, tapi kalau udah marah, marah banget. bener kayak aku sifatnya, sama persis," pungkas Alana.

Lantas seperti apa fakta-fakta terkait kepergian Dian Pramana Putra? Berikut Fimela.com merangkumkan khusus untuk Anda.

Meninggal Karena Leukimia

[Bintang] Dian Pramana Putra
Dian Pramana Putra (Deki Prayoga/bintang.com)

Menurut Deddy Dhukun, sang sahabat memang sudah cukup lama mengidap penyakin leukimia. Bahkan terakhir, penyakitnya tersebut sudah mencapai stadium 4 yang bisa dibilang cukup mengkhawatirkan.

"Sakitnya udah agak lama, cuma dia nggak ngerasain penyakitnya. Ternyata kena kanker darah stadium 4, HB-nya (Hemoglobin) rendah," ungkap Deddy Dhukun saat dihubungi awak media.

Memaksakan untuk Manggung

[Bintang] Dian Pramana Putra
Foto Preskon Melayang bersama 2D (Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun) (Dezmond Manullang/bintang.com)

Sebelum jatuh sakit, Deddy mengatakan Dian Pramana Poetra masih sempat memaksakan diri untuk tampil menghibur di Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, lantaran kondisinya yang menurun, hal tersebut pun urung dilakukan.

"Sampai sana (Banywangi) pakai kursi roda, di mobil lemes aja dia, tidur aja kan. Masuk kamar, panggil dokter, kakinya bengkak, lambungnya gasnya tinggi, komplikasi lah istilahnya. Harusnya manggung nggak bisa, saya manggung sendiri," terang Deddy Dhukun.

Ingin Pulang

Dian Pramana Poetra
Dian Pramana Poetra dicium keningnya oleh Ika, adiknya. (Sumber: Istimewa)

Kembali ke Jakarta lantaran kondisinya yang menurun, Dian Pramana Poetra pun akhirnya langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayang, takdir berkata lain, musisi berambut panjang itu harus menghembuskan nafas terakhirnya di usia 57 tahun laantaran memaksa untuk pulang ke rumah ditengah sakitnya.

"Harusnya nggak boleh pulang kan. Masih diinfus, dia minta pulang. Akhirnya keluarganya mengiyakan dia pulang. Sampai rumah meninggal. Ternyata dia memang jalannya begitu," pungkas Deddy Dhukun.

Dimakamkan di Pemakaman Wakaf Masjid Ibdaturrahman

[Bintang] Deddy Dhukun dan Dian Pramana Poetra
Selain para penyanyi era 80-an, konser yang digagas oleh 2D (Deddy Dhukun dan Dian Permana) itu juga akan ada spesial performance dari pejabat. (Bambang E Ros/Bintang.com)

Setelah disemayamkan di rumah duka, rencananya jenazah pria kelahiran Medan, Sumatera Utara itu akan langsung dikebumikan di Pemakaman Wakaf Masjid Ibdaturrahman, Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat (28/12/2018) siang, setelah ibadah Salat Jumat.

Lanjutkan Membaca ↓