Belajar dari Masa Lalu Kelam Pemain Film Preman Pensiun

Rivan Yuristiawan29 Des 2018, 21:00 WIB
Preman Pensiun

Fimela.com, Jakarta Nasib seseorang memang sepenuhnya menjadi rahasia Tuhan. Atas izin Tuhan dengan sedikit keberentungan, Deny Firdaus, pemeran karakter kang Murad dalam sinetron Preman Pensiun berhasil nasibnya yang sebelumnya merupakan preman menjadi aktor layar kaca yang tak lama lagi akan merambah ke layar lebar.

Ya, seperti yang diketahui, kesuksesan sinetron Preman Pensiun merebut hati pemirsa saat tayang di televisi membuat para pemainnya mendapat kesempatan bermain di layar lebar. Film Preman Pensiun sendiri sudah merampungkan proses syuting dan siap tayang pada 17 Januari 2019 mendatang.

Perjuangan Deny Firdaus keluar dari lingkungan hitam menjadi aktor layar lebar sudah sepatutnya menjadi contoh untuk para milenial guna meraih kesuksesan. Terlebih, menurut pria bertubuh kekar tersebut, kaum milenial saat ini memiliki banyak akses untuk mengembangkan potensi diri untuk mengembangkan kreatifitas yang dimiliki.

 

Preman Pensiun
Preman Pensiun (Foto: Istimewa)

"Kalau dulu zaman saya memang terbatas. Tapi anak-anak zaman sekarang punya banyak media untuk menunjukkan kreatiftas," ujarnya pada awak media beberapa waktu lalu.

Deny juga menambahkan, perkembangan teknologi seperti kebebasan mengakses internet bisa dijadikan modal untuk generasi sekarang berbuat hal baik yang memberi dampak positif bagi kehidupan pribadi dan lingkungannya.

"Ada internet yang sangat membantu sehingga punya banyak kesempatan untuk bisa berbuat lebih baik lagi," tambah Deny Firdaus.

Dan, sebagai mantan preman yang akrab dengan kehidupan malam, Deny pun mengakui jika dirinya sempat akrab dengan hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba sampai aksi premanisme lantaran sempat berada di lingkungan yang memberi pengaruh negatif.

Berkaca dari pengalamannya tersebut, tak lupa ia menitipkan pesan untuk kaum milenilal. Hal yang sangat penting untuk dihindari kaum milenial menurut Deny adalah penyalahgunaan narkoba serta lingkungan pergaulan yang bisa memberikan dampak negatif.

"Saat ini, millenials sangat dimudahkan dengan akses internet. Dengan internet, para millenials bisa mengetahui banyak hal, itu merupakan keuntungan tersendiri bagi para generasi millenials," pungkasnya.