5 Film Terakhir yang Dibintangi Torro Margens

Puput Puji Lestari04 Jan 2019, 15:21 WIB
Torro Margens

Bintang.com, Jakarta Aktor Torro Margens yang terkenal dengan karakter antagonisnya, meninggal dunia diusia 68 tahun pada Jumat, 4 Januari 2019. Lahir di Paduraksa, Pemalang, Jawa Tengah, 5 Juli 1950, TOrro sudah memulai karir sejak era 70-an.

Torro bukan cuma seorang aktor namun juga sutradara. Hingga saat ini Torro tak pernah berhenti berkarya. Sebagai pemain watak, Torro sebenarnya siap dengan segala macam peran. Namun, nampaknya karakter antagonis sudah melekat didirinya.

 

[Bintang] Torro Margens
Torro Margens (Ruswanto/Bintang.com)

Meskipun sama-sama antagonis, Torro berusaha berbeda. "Karakternya antagonis tapi beda-beda. Saya sebenarnya siap peran apa saja," ujar Torro di Kantor Bintang.com tahun 2016 lalu.

Torro menjadi tokoh antagonis di film DPO (Detachment Police Operation). Dia memerankan tokoh buronan lintas negara bernama Satam. “Satam ini buronan kelas kakap yang sudah ditangkap. Salah satunya karena dia memanfaatkan warga di tempat dia tinggal,” ucap Torro Margens saat berkunjung ke redaksi Bintang.com.

 

2 of 3

Catatan Dodol Calon Dokter

Film Torro Margens (Foto: Wikipedia)
Film Torro Margens (Foto: Wikipedia)

Lalu kenapa Torro kembali bersedia memerankan karakter antagonis seperti kerap dimainkannya di berbagai film dan sinetron. “Karakter antagonis ini agak beda. Dia kayak Robin Hood, suka membagi-bagikan uang pada rakyat miskin, tapi uang hasil kejahatan. Di sini juga banyak adegan laga yang ditata dengan bagus,” terang Torro Margens.

DPO (Detachment Police Operation) (2016) adalah masuk dalam lima film terakhir yang dibintangi Torro Margens. Dua tahun belakangan, Torro juga masih aktif bermain film. Film Catatan Dodol Calon Dokter (2016), Night Bus (2017), dan Ruqyah: The Exorcism (2017) membuktikan usia tak pernah menghalangi berkarya.

 

3 of 3

Love for Sale

Film Torro Margens (Foto: Wikipedia)
Film Torro Margens (Foto: Wikipedia)

Film terakhir yang dibintanginya adalah film Love for Sale. Dalam film yang mengantar Gading Marten meraih Piala Citra tersebut, Torro Margens berperan sebagai bapak Arini.

Dalam postingan Toma Margens, putra Torro Margens mengatakan, ayahnya meninggal karena sudah lama sakit namun dipaksa bekerja. Bahkan, saat menjalani kegiatan syuting Torro Margens sempat muntah darah setelah menyelesaikan pekerjaannya.

Belum ada kabar lebih lanjut apakah syuting tersebut untuk film atau sinetron. Jika untuk film, maka masih ada satu film terbaru yang dibintanginya. Torro Margins akan dikenang sebagai aktor yang berdedikasi tinggi.

Lanjutkan Membaca ↓