Meski Khawatir, Sarah Azhari Tetap Dukung Anak Olahraga Tinju

Syifa Ismalia10 Jan 2019, 06:24 WIB
[Fimela] Sarah Azhari dan Albany Ray

Fimela.com, Jakarta Anak laki-laki Sarah Azhari, Albany Ray kini sudah semakin dewasa. Bakatnya pun sudah mulai terlihat. Bukan mengikuti jejak karier sang Ibunda sebagai aktris peran maupun penyanyi, Bany begitu sapaannya justru memilih dunia olahraga.

Diakui Bany, dirinya memang sangat menyukai olahraga tinju. Sehingga ia ingin fokus mengikuti setiap kompetisi tinju yang tengah diperlombakan, bahkan dirinya diminta untuk mencari pelatih profesional dari Indonesia.

[Fimela] Sarah Azhari dan Albany Ray
Walau merasa khawatir, Sarah Azhari tetap mendukung anaknya yang punya hobi olahraga tinju. (Nurwahyunan/Fimela.com)

"Sekarang aku sih ke tinju kompetisi tinju. Aku di sana (Amerika) disuruh ke Indonesia cari coach di situ buat olympic," ujar Bany saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2019).

Layaknya orangtua lainnya yang ingin liat anaknya terus berkembang, Sarah pun selalu mendukung anaknya meskipun rasa khawatir selalu saja ada di dalam benaknya.

[Fimela] Sarah Azhari dan Albany Ray
Walau merasa khawatir, Sarah Azhari tetap mendukung anaknya yang punya hobi olahraga tinju. (Nurwahyunan/Fimela.com)

"Anak saya punya bakat fokus di olahraga waktu itu di-tes untuk boxing ternyata dia bagus. Dalam delapan bulan dia bisa masuk ke amateur gitu jadinya coachnya dia emang bilang dia ada potensi menjadi petinju profesional," ujar Sarah.

"Ya khawatir lah namanya ibu ya kadang-kadang dia pulang latihan biru-biru eh ini kenapa eh ternyata di sparing dan dia suka, profesional, positif. Dia cuma latihan kan nggak pergi ke sana kemari. Jadi aku sih support aja asal dia terus berhati-hati," tambah Sarah Azhari.

Alasan Bany Tertarik Tinju

[Fimela] Sarah Azhari dan Albany Ray
Walau merasa khawatir, Sarah Azhari tetap mendukung anaknya yang punya hobi olahraga tinju. (Nurwahyunan/Fimela.com)

Bany pun menceritakan alasannya jatuh cinta dengan tinju. Awalnya, ia mengaku hanya untuk main-main saja namun justru dibuat semakin ingin menguasai olahraga tersebut.

"Pertama cuma for fun aja. Coach aku pertama nganjurin main bola. Jadi bapak temen aku coach itu, jadi aku close sama dia. We'll see akan jadi petinju profesional," ujar Bany. 

Lanjutkan Membaca ↓