Heaven Milik Afgan, Isyana dan Rendy Dibuat Versi Elektronik, Seperti Apa?

Nizar Zulmi05 Apr 2019, 13:08 WIB
AIR, Dipha Barus dan A. Nayaka

Fimela.com, Jakarta Kolaborasi Afgan, Isyana Sarasvati dan Rendy Pandugo menghasilkan sebuah lagu yang jadi hits berjudul Heaven. Lagu tersebut menjadi cikal bakal lahirnya trio AIR yang kini sedang mempersiapkan sebuah EP.

Selang beberapa waktu Heaven kembali dipersembahkan kepada para penikmat musik, tapi kini dalam versi remix. Gubahan yang jadi alternatif lagu aslinya ini di-compose oleh Dipha Barus yang berkolaborasi dengan rapper A. Nayaka.

AIR, Dipha Barus dan A. Nayaka
AIR, Dipha Barus dan A. Nayaka (Foto: @baracahya)

Alhasil, Heaven versi original yang identik dengan nuansa akustik nan simple kini berubah total menjadi dance track yang apik dengan tangan dingin Dipha Barus. Beberapa sound signature milik Dipha membungkus lagu ini dengan feel yang berbeda.

Konsep remix ‘Heaven’ tercetus atas keinginan menyajikan lagu dalam dua format berbeda untuk dibungkus dalam sebuah mini album. “Satu satunya nama yang muncul adalah Dipha Barus. Kebetulan, kita bertiga (Afgan, Isyana, Rendy) memang penggemar karya–karyanya. Tidak ada orang yang lebih tepat untuk menginterpretasikan single pertama Project AIR ini selain dia. Saat dihubungi, Dipha juga menyambut gembira dan menyanggupinya”, cerita Afgan tentang awal mula penggarapan proyek remix ini.

“Terus terang, saya suka dengan ‘Heaven’ sejak awal rilis. Konsep tiga penyanyi yang bergabung dalam Project AIR sangat menarik dan vibe lagunya yang chill memberikan banyak celah untuk tambahan sound. Tak ada alasan untuk tidak menerima tawaran me-remix lagu ini. Sangatlah menyenangkan mengerjakan proyek ini karena saya dibebaskan untuk bereksplorasi. Saya menggarapnya di berbagai kesempatan, di studio rumah, di sela–sela jadwal tour, bahkan mengerjakannya sembari live di social media”, begitu Dipha Barus bercerita.

Lagu Cinta Versi Baru

Afgan Isyana Rendy
Afgan Isyana Rendy (Adrian Putra/Fimela.com)

Pada versi remix ‘Heaven’, Dipha Barus memakai beberapa sound, groove dan beat baru, diambil dari sound bank karya Dipha Barus yang begitu kaya dan unik. Jika diteliti, terdengar bebunyian alat musik tradisional Indonesia seperti gamelan, gong dan alat musik lainnya.

Secara spontan, Dipha barus juga memiliki ide mengajak A. Nayaka untuk memperkaya lagu dengan bait rap supaya hasil remix ini sepenuhnya berbeda dari proyek terdahulu. Nayaka menyambut antusias, menciptakan verse untuk melengkapi ‘Heaven’ remix yang dikerjakan waktu relatif singkat.

“Di bagian verse, saya mengekpresikan arti “heaven with your significant other” yang memang sangat berarti buat saya. Ada line yang menyebut “probably still drive you around ‘round the time i’m 65”, di mana sebenarnya merupakan penghargaan untuk The Beatles "When I’m 64". Lagu itu menjadi salah satu lagu cinta terbesar bagi saya”, cerita A. Nayaka tentang keterlibatannya dalam ‘Heaven’ remix.

“Saya tidak menyangka lagu ‘Heaven’ ternyata bisa dibuat dalam versi berbeda. Lagunya jadi lebih seru berkat beat yang dibuat Dipha Barus. Gokil! Saya sangat gembira bisa berkolaborasi dengan dua musisi jenius dan menginspirasi seperti Dipha Barus dan A. Nayaka” ungkap Rendy Pandugo saat mendengarkan ‘Heaven’ versi remix pertama kalinya.

Lanjutkan Membaca ↓