Proses Unik di Balik Single Kolaborasi Yovie Widianto dan Para Musisi Muda

Syifa Ismalia09 Apr 2019, 20:08 WIB
[Fimela] Yovie Widianto

Fimela.com, Jakarta Sebuah kolaborasi menarik kembali disuguhkan salah satu maestro di kancah musik tanah air. Dia adalah Yovie Widianto yang bekerja sama dengan para musisi muda seperti Nino RAN, Febri HiVi dan Eka Gustiwana.

Mereka menghasilkan sebuah lagu baru berjudul Hatiku Indonesia. Menariknya, proses penggarapan lagu tersebut agak berbeda dari biasanya. Kolaborasi mereka membuktikan bahwa kendala waktu untuk bertatap muka kini tak jadi soal.

[Fimela] Yovie Widianto
Yovie Widianto dan Nino RAN (Bambang E.Ros/Fimela.com)

Yovie, Nino, Febri dan Eka memanfaatkan perkembangan teknologi untuk saling terhubung. Melalui aplikasi pesan singkat, serangkaian ide dari para musisi ini berhasil disatukan secara utuh.

"Kami nggak pernah ketemu, jadi tek-tokannya lewat WhatsApp saja. Jadi kayak puzzle-puzzle gitu. Mas Yovie tinggal gabungin saja," jelas Nino RAN di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan belum lama ini.

Tantangan Baru

[Fimela] Yovie Widianto
Preskon Hatiku Indonesia (Bambang E. Ros/Fimela.com)

Di sisi lain lagu Hatiku Indonesia juga memberi tantangan kepada Yovie Widianto. Dikenal piawai menciptakan lagu-lagu romantis tentang relationship, Yovie merasakan pengalaman baru saat menggarap Hatiku Indonesia.

"Saya jadi bisa merasakan betapa hebatnya seorang Ismail Marzuki. Kayak Sepasang Mata Bola, itu kan untuk memuja wanita. Tapi ada pemujaan untuk Indonesia-nya juga. Kita sudah lama tidak punya lagu seperti itu. Itu akan menggugah masyarakat untuk sayang kepada Indonesia," ungkap Yovie Widianto.

Ruang Tengah Indonesia

[Fimela] Yovie Widianto
Preskon Hatiku Indonesia (Bambang E. Ros/Fimela.com)

Single Hatiku Indonesia ini merupakan salah satu project dari Ruang Tengah Indonesia, yang merupakan wadah bagi anak bangsa untuk berbagi hal positif tentang negara tercinta kita. Mereka bisa saling berbagi kreasi dan aspirasi dalam spirit yang positif.

"Layaknya sebuah ruang tengah keluarga, siapapun berhak mengeluarkan isi hatinya dan didengar. Di tempat ini kita berkumpul, berkelakar, berdendang, sambil melantunkan harapan-harapan indah untuk negeri yang kita sayangi," pungkas Yovie.

Lanjutkan Membaca ↓