Alasan Quentin Tarantino Ingin Pensiun dari Perfilman Hollywood

Lanny Kusumastuti04 Jul 2019, 19:45 WIB
Bintang Fast & Furious 7 Terlibat Film Baru Quentin Tarantino

Fimela.com, Jakarta Quentin Tarantino, salah satu sutradara kenamaan Hollywood ini kembali menyinggung soal niatnya untuk pensiun. Sejak beberapa waktu lalu, pria 56 tahun ini kerap menyebut jika dirinya akan pensiun setelah film kesepuluhnya rampung.

Melansir laman Fox News, pemenang Academy Award ini mengatakan dirinya hendak menggeluti bidang kreatif lain seperti menulis buku atau masuk ke teater, karena menurutnya sudah cukup untuk bergelut di dunia perfilman.

Quentin Tarantino (Source: Vulture.com)
Quentin Tarantino (Source: Vulture.com)

"Saya pikir saya sudah memberikan semua yang harus saya berikan untuk film," katanya kepada GQ Australia baru-baru ini.

Terkait rencana Quentin, Brad Pitt pun tak menampik jika sutradara "Once Upon a Time in Hollywood" itu benar-benar ingin pensiun. "Tidak, kurasa dia tak menggertak sama sekali. Aku pikir dia sudah sangat serius. Dan aku agak menyesalkan hal itu," ujar Brad Pitt.

Lebih lanjut Brad Pitt meminta agar semua orag mau menerima keputusan Quentin Tarantino jika waktunya ia pensiun telah tiba. "Dia punya rencana lain dan kita tak harus mengucapkan selamat tinggal untuk waktu yang lama," tukasnya.

Quentin Tarantino

Pria kelahiran 27 maret 1963 ini memulai kariernya di tahun 1990 sebagai pembuat film independen. Pada tahun 1992 ia merilis film Reservoir Dogs yang diproduksi dari hasil penjualan naskah 'True Romance' miliknya.

[Bintang] Quentin Tarantino
Quentin Tarantino (AFP)

Popularitas Quentin pun terus naik, terlebih setelah dirinya merilis film dark comedy berjudul Pulp Fiction pada tahun 1994 yang mendulang sukses besar.

Seiring popularitasnya, Quentin Tarantino pun telah menyabet banyak penghargaan, termasuk dua dari Academy Awards, dua dari Golden Globe Awards, dua BAFTA Awards, serta Palme d'Or. Tak hanya itu, pada tahun 2005 ia pun masuk dalam jajaran 100 orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓