Once Upon a Time in Hollywood, Imajinasi Liar Quentin Tarantino

Musa Ade28 Agu 2019, 06:45 WIB
Margot Robbie dalam Once Upon A Time in Hollywood (YouTube/  Sony Pictures Entertainment)

Fimela.com, Jakarta Bagi para penggemar film Hollywood, pasti sudah tidak asing dengan nama Quentin Tarantino. Ia adalah sineas yang karyanya punya karakter dan karakternya ini belum tentu cocok dengan selera publik. Salah satu contohnya adalah film terbrunya yang berjudul Once Upon a Time in Hollywood.

Film ini sendiri diperuntukkan bagi Anda yang paham sejarah dunia hiburan Hollywood terutama di dekade 1960-an. Pada masa tersebut ada seorang aktris cantik bernama Sharon Tate. Ia pernah dianugerahi Pendatang Baru Paling Menjanjikan oleh Golden Globes.

Gaya Necis Brad Pitt di Meksiko
Brad Pitt menyapa penggemar saat menghadiri acara karpet merah untuk film "Once Upon a Time In Hollywood" di Mexico City (12/8/2019). Aktor 55 tahun itu tampil necis dalam setelan jas krem, sepatu boot, dan kemeja mustard. (AP Photo/Marco Ugarte)

Akan tetapi kariernya berakhir tragis, lantaran ia dan 4 temannya dibantai oleh 3 penggemar Charles Manson. Tentu saja tewasnya Sharon Tate menjadi salah satu tragedi terburuk di Hollywood. Tampaknya tragedi ini disayangkan oleh Quentin Tarantino.

Sineas kelahiran 27 Maret 1963 ini pun berandai-andai jika jalan hidup Sharon Tate tidak setragis itu. Di film Once Upon a Time in Hollywood, Quentin pun menghidupkan kembali Sharon Tate.

Dalam film tersebut, Sharon Tate yang diperankan Margot Robbie itu menjalin cinta dengan sineas bernama Roman Polaski. Ia tidak sadar bertetangga dengan Rick Dalton yang kariernnya sedang terombang-ambing.

Margot Robbie Tampil Seksi Bergaun Oranye Tipis di London
Aktris Margot Robbie tersenyum saat menghadiri premier film Once Upon a Time In Hollywood di sebuah bioskop di London, Inggris (30/7/2019). Margot Robbie tampil seksi menggenakan gaun oranye tipis Oscar de la Renta untuk menyesuaikan musim panas di eropa. (AP Photo/Joel C Ryan)

Ketika terjebak dengan karakter antagonis di layar kaca, Rick Dalton digoda produser kawakan, Marvin Schwarz untuk bermain dalam sejumlah film produksi Italia. Tentu saja tawaran ini dianggap bencana oleh Rick, karena saat itu standar produksi Italia tidak bisa menyamani Hollywood.

Karakter-karakter yang ditampilkan Quentin Tarantino di film Once Upon a Time in Hollywood sebagian besar adalah nyata. Karakter Rick Dalton bisa jadi merupakan karakter fiktif akan tetapi jika ditelisik lebih dalam, Rick Dalton pernah tampil di To Live and Die pada 1985.