Sukses

Entertainment

Ingat Kemal Mochtar? Ini Kisahnya Turunkan Bobot Tubuh dari 120 kg jadi 60 kg

Fimela.com, Jakarta Banyak sekali program diet yang ditawarkan dewasa ini, namun cuma satu kunci utama keberhasilan bagi pelakunya yaitu konsistensi. Demikian yang coba disampaikan oleh Kemal Vivaveni Mochtar.

Sebagaimana diketahui, postur tubuh Kemal sekarang ini sudah terlihat ideal. Berat badannya yang dulu sampai 120 kg sudah berkurang setengahnya jadi 60 kg. Sebuah perjalanan panjang menurutnya.

"Kenapa bisa begini karena usaha nurunin berat badannya emang gak main-main, butuh konsistensi. Jadi nurunin berat badannya itu gak bisa cepat 2 minggu atau 3 minggu, emang gak bisa emang harus seumur hidup. Jadi panjang journey-nya," kata Kemal kepada awak media baru-baru ini.

Program yang dijalani oleh Kemal lebih fokus dengan menjagapola makan dengan menu diet yang sudah ditentukan oleh dokter. Pasalnya, kala presenter ini masih memiliki bobot 120 kg, tak banyak olahraga yang bisa dilakukan.

"Berat badan saya 120 kg saya gak bisa olahraga macem-macem, mau lari tulang saya bisa kena karena beban, sepedahan juga gak bisa, lompat-lompatan yang lagi rame, fitnes-fitnes yang hard traningnya kenceng itu saya gak bisa juga. Jadi yang saya bisa jalan kaki. Jalan kakinya nonstop itu bisa saya lakukan setiap hari," lanjut Kemal.

Setahun Jaga Pola Makan

Selama setahun, Kemal Mochtar harus wara-wiri ke dokter, melaporkan perkembangan yang terjadi. Beberapa kesulitan yang dirasakannya adalah menjaga pola makan dengan aturan yang sudah ditentukan.

"Kesulitan untuk ngatur makan adalah saat ktika kerja, ketika meeting sama bos gue harus makan jam 12.30 misalnya. Ketika mau makan jam 12.30 bos lagi ngomong, bos lagi meeting ni gimana? Tapi konsistensi gue angkat makanan gue, pak sori mohon maaf saya harus makan jam 12.30," imbuhnya.

Ketika proses menurunkan berat badan, Kemal dilarang makanan ini. "Jadi pada saat nurunin berat badan sebetulnya gak diperbolehkan adalah minyak sama santen. Itu gue bener-bener ngerasa banget tanpa minyak sama santen ketika nurunin berat badan ya," paparnya.

Manitenance, Makan Apa Saja

Dengan bobot sekarang yang terjaga pada 60 kg, Kemal sudah bisa mengkonsumsi apa saja. "Sekarang udah makan apa aja bebas. Nah makan apa aja terserah soto, rawon tapi bikinan sendiri. Dan justru makanan Indonesia banyak banget yang bisa dimakan," imbuhnya.

Pun begitu, kebutuhannya terhadap kalori yang dibutuhkan tubuh juga harus dihitung. "Yang penting tuh kalori jangan abis dalam sekali makan, mobil tuh ibarat butuh 100 liter, 100 liter untuk perjalanan seharian. Nah bensinnya jangan diabisin dari siang langsung gas, dikit-dikit aja," tandas Kemal.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading