Olga Lydia Ungkap Pengalaman Paling Seram di China

Anto Karibo20 Sep 2019, 13:24 WIB
[Bintang] Olga Lydia

Fimela.com, Jakarta Setiap orang tentu memiliki pengalaman yang berbeda ketika melakoni sebuah perjalanan wisata. Demikian halnya dengan Olga Lydia. Pemeran film Rectoverso ini baru saja menceritakan pengalamannya di China.

Dengan judul Lost in Shanghai, Olga Lydia mengutarakan bagaimana petualangan paling seram yang dialaminya di China. Bukan tentang ketika dirinya berjalan tak kenal arah alias nyasar, namun ada hal lain.

[Bintang] Olga Lydia
"Saya juga bingung. Biasanya tahun baru yang paling enak ngapain tuh nggak tahu. Belum sih (diajak), paling Natalan saja," ujarnya. (Instagram/olgaly_dia)

"Lost in Shanghai. Sebenernya petualangan paling serem di China buat saya bukan kesasar, ya bodo amat lah, banyak orang, aman juga di sini. Lebih bahaya di Eropa, banyak copet," kata Olga Lydia di laman Instagramnya, olgaly_dia baru-baru ini.

Menurut Olga Lydia, beberapa kali ke China dirinya selalu mengalami pengalaman yang buruk terkait toilet. Padahal bagi seorang perempuan, kebersihan toilet merupakan hal yang sangat penting.

"Tapi petualang paling serem adalah mencari toilet. Pengalaman 2012-2013 ke China, toilet dicari lewat aroma, bahkan di mall yang tergolong mewah, horor lah," ujar Olga Lydia.

Akhir yang Menyenangkan

[Bintang] Olga Lydia
Dalam Perayaan Natal tahun ini, Olga tentu saja mengharapkan kebaikan bagi dirinya untuk tahun 2017 nanti. (Instagram/olgaly_dia)

Meski beberapa kali harus berurusan dengan toilet yang kurang terjaga kebersihan dan keharumannya, Olga Lydia akhirnya menemukan cerita menarik. Ada satu toilet yang menurutnya sangat direkomendasikan.

"Kemarin malam dengan terpaksa, saya ke toilet di kawasan the Bun, asli toilet umum.. ga di mall atau resto (siangnya saya ngeteh di toko buku sebenernya nyari toilet, walau secangkir 50 yuan ga pa pa deh).. Eh ternyata, selain bersih, ga bau, di pintunya ada penunjuk elektronik ada orangnya apa engga, tissuenyaaaa.. pake automatic dispenser! Dengan face recognition," paparnya.

Cocok di Indonesia

[Bintang] Olga Lydia
Olga Lidya saat preskon Festival Film Indonesia 2015 (Galih W. Satria/Bintang.com)

Olga menambahkan jika jenis toilet seperti ini memberikan pengalaman dan keamanan tersendiri. Ia pun menyebut bahwa Indonesia memerlukan jenis toilet yang nyaman dan bisa memberikan kemudahan.

"Cocok buat Indonesia yang kadang kalau ngambil tissue suka ga kira-kira. Kayak mau ngepel satu toilet pakai tissue. Ga inget itu asalnya dari pohon. Pokoke kece deh!" tandas Olga Lydia.

Lanjutkan Membaca ↓