Makna Indera Keenam di Album Terbaru Milik PADI Reborn

Rivan Yuristiawan17 Okt 2019, 11:08 WIB
[Fimela] Padi Reborn

Fimela.com, Jakarta Grup musik asal Surabaya, PADI Reborn tengah bersiap merilis album terbaru mereka. Dua tahun setelah memutuskan kembali jalan bersama, PADI Reborn pada 25 Oktober 2019 ini akan merilis album bertajuk Indera Keenam.

Ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (15/10/2019), Piyu, gitaris PADI Reborn menjelaskan makna dibalik judul album terbaru mereka. Menurut Piyu, nama Indera Keenam untuk album yang akan berisi 8 lagu berkonsep akustik itu memang memiliki historikal tersendiri.

"Memang ada satu history yang menunjukkan keterkaitan antara sisi satu ke lainnya. Sehingga PADI juga milik keterkaitan itu. Yang pertama Indra Keenam itu seperti hal-hal di luar yang kita rasakan, dengar, kita kecap, kita cium seperti lima indera perasa itu kita punya satu sense yang membuat kita bersama. Enam juga bisa berarti kita kan lima, tambah satu orang, anggota keenam PADI yang mengurus hal segala macam, jadi emang kompleks dengan angka enam. Terus enam ini juga berarti kita berkolaborasi dengan musisi di luar kita. Terus ini juga album keenam," ucap Piyu.

Padi Reborn
Grup Padi Reborn mengeluarkan single baru berjudul Kau Malaikatku

PADI dan Produser

Memang, untuk album terbarunya ini, PADI Reborn melibatkan musisi senior Denny Chasmala sebagai produser. Denny Chasmala pula lah yang merekomendasikan Jenaka, anak dari Tora Sudiro ikut menjadi pengisi suara di lagu Kau Malaikatku yang belum lama di rilis.

"Jadi di album ini juga pertama kali kita ajak kerjasama pihak lain, musisi lain. Di sini Denny Chasmala jd produser. Selain karena album keenam, tajuk indra keenam itu juga karena kita dibantu oleh Denny Chasmala. Ini suatu arti Indera Keenamnya ya. jadi bukan cuma kita berlima dari PADI aja, tapi ada musisi lain," kata Yoyo.

"(Kehadiran Jenaka di lagu Kau Malaikatku) Waktu itu diusulkan sama DenChas. Dia bilang gimana kalu coba Jenaka. Waktu itu kita hubungi Tora dan Tora kaget juga. Pas rekaman, di coba ternyata tone suaranya dan karakter lagunya ketemu, nggak pakai lama, nggak susah. Jenaka sangat berbakat di usia muda ya," tutur Fadly menambahkan.

Konsep Akustik

Potret Padi Reborn Tampil Memukau di Jatim Fair 2019
PADI Reborn (Liputan6.com/IG/@jatimfair)

Album Indera Keenam milik PADI Reborn juga akan menghadirkan suguhan yang berbeda dari segi musik. Jika biasanya mereka menggubah lagu-lagunya dengan alunan distorsi yang 'berisik', di album ini PADI Reborn akan tampil secara akustik di delapan lagu yang mereka munculkan.

"Di album keenam ini kita mencoba bermain dengan konsep akustik, konsep yang belum pernah kita mainkan di album terdahulu. Jadi seru aja tantangannya. Kita tertantang membuat sesuatu yang baru. Selain ada satu lagu baru Kau Malaikatku, ada tujuh lagu lama yang belum pernah hits sebelumnya. Ini untuk memperkenalkan kembali ke generasi sekarang yang nggak punya album PADI. Mereka dengernya lagu-lagu hitsnya. Ini saatnya kita memperkenalkan ke mereka kalau ada lagu-lagu lain dari PADI yang bisa didengar dengan konsep akustik," pungkas Yoyo PADI.

"Album akustik ini kita nggak pernah mencoba. Dalam perjalanan karier kita selalu mencari yang baru. Kalau dibilang berani, kita dari dulu nggak pernah mikir sih. Kita selalu meyakinkan apa yang bikin kita nyaman akan nyaman juga buat Sobat PADI," tambah Fadly.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓