Kata Produser Terkait Polemik Genre Film 99 Nama Cinta

Anto Karibo13 Nov 2019, 19:45 WIB
Deva Mahenra

Fimela.com, Jakarta Masih dalam masa promo, film 99 Nama Cinta ternyata sudah menuai pro dan kontra. Bukan hal besar, namun polemik tersebut muncul terkait genre dari film tersebut. Sebagai produser, Miftha Syahrian Yahya pun menanggapinya bijak.

Miftha mengatakan tak terkejut dengan adanya polemik genre dalam film yang diproduserinya tersebut. Karena sebelumnya pun sudah ada diskusi panjang mengenai genre yang akan diusung.

"Memang sempat terjadi diskusi, tapi kita lebih setuju mengedepankan genre romance," kata Miftha kepada awak media, belum lama ini.

Apa yang diambil oleh Miftha memang sejalan dengan Garin Nugroho sebagai penulis skenario. "Dari Mas Garin ini, memang mau diangkat film romance yang ada latar belakang karakter religinya," papar Miftha.

Serahkan kepada Masyarakat

99 Nama Cinta
Adegan film 99 Nama Cinta

Pun begitu, Miftha tetap mempersilakan kepada masyarakat untuk mengambil pertimbangan sendiri mengenai genre film 99 Nama Cinta yang diproduksi MNC Pictures tersebut. Saat ini, Miftha merasa perlu menghargai pendapat masyarakat yang diperbincangkan di media sosial.

Sebagaimana diketahui, film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Tanah Air, mulai 14 November 2019. Film tersebut dibintangi Acha Septriasa, Deva Mahenra, Susan Sameh, Chiki Fawzi dan sejumlah bintang lainnya.

"Jadi menurut saya sih sah saja terhadap pendapat masyarakat. Karena tergantung perspektifnya saja, mau dilihat lebih ke romance atau religi," terang Miftha.

Romance yang Religi

[Fimela] 99 Nama Cinta
Film 99 Nama Cinta. (Rivan Yuristiawan/FImela.com)

Film 99 Nama Cinta secara garis besar bercerita mengenai sosok seorang ustaz muda bernama Kiblat yang diamanatkan keluarganya mengajarkan ilmu agama pada teman kecilnya, Talia. Keluarga Kiblat dan Talia memang sudah saling mengenal dengan baik, semenjak keduanya masih kecil.

Namun rupanya niat kiblat mengajarkan ilmu agama tak berbalas Talia. Karakter yang diperankan Acha Septriasa ini lebih memilih fokus mengejar ambisinya dalam berkarier di dunia pertelevisian.

"Menurut saya ini film romance, karena lebih meng-highlight hubungan antara Talia dan Kiblat, bahwa di dalamnya itu ada religi karena latar belakang salah satu karakter itu religi," tandas Miftha.

Saksikan Video Menarik Berikut

Lanjutkan Membaca ↓