Data Pribadi Song Hye Kyo Dibocorkan Petugas Bea Cukai

Lanny Kusumastuti02 Des 2019, 12:24 WIB
Song Hye Kyo (Instagram/ @kyo1122 foto oleh @mokjungwook)

Fimela.com, Jakarta Baru-baru ini data pribadi Song Hye Kyo dilaporkan telah bocor, yang mana hal tersebut dilakukan oleh petugas bea cukai yang diidentifikasi sebagai Tuan Kim. Selain Song Hye Kyo, pesepakbola Ahn Jung Hwan juga mengalami hal yang sama.

"Kami baru-baru ini memperoleh dokumen deklarasi bea cukai dan foto-foto tokoh masyarakat dari seorang pengungkap fakta. Dari yang kami ketahui, dokumen-dokumen itu dibocorkan oleh petugas bea cukai yang diidentifikasi sebagai Tuan Kim dan rekan-rekan kerjanya yang bekerja di Bandara Internasional Incheon dan Bandara Gimpo," ujar laporan yang dipulikasikan di SBS, Minggu (1/12/2019) dikutip dari laman Soompi (2/12).

5 Gaya Song Hye Kyo dalam Polesan Makeup Smokey Eyes
Song Hye Kyo (Sumber: koreaboo)

Lebih lanjut disebutkan bahwa pelaku kini tengah berada dalam proses penyelidikan. Tak sampai di situ pelaku juga menjalani penyelidikan terkait tindak korupsi di Korea Customs Service pada Agustus 2019.

Terkait dokumen yang dibocorkan, file-file tersebut berasal dari tahun 2011 sampai 2015, yang merupakan formulir penyataan pabean yang diajukan saat tiba di Korea. Dokumen tersebut pun berisi informasi data pribadi seperti nomor paspor, tanggal lahir, nomor telepon, dan alamat rumah.

Selain Song Hye Kyo, pesepakbola Ahn Jung Hwan, wakil direktur eksekutif perusahaan motor Hyundai Jeong Ui Seon, penyanyi Kim Tae Won, mantan pesepak bola nasional Jepang Hidetoshi Nakata, serta pianis Yang Bang Ean juga turut menjadi korban pembocoran data pribadi.

Pemusnahan Dokumen

Pergelangan Tangan Cidera Akibat Memasak, Chef Irlandia Tuntut Restoran Tempat Kerjanya
Ilustrasi dokumen. (dok. unsplash/Novi Thedora)

Kasus tersebut kini tengah ditangani pihak berwajib dan pihak Layanan Kepabeanan Korea menyebut, bahwa mereka akan menghukum semua yang terlibat sesuai dengan hukum yang berlaku.

Mengenai ketentuan dokumen, formulir penyataan pabean harunya dimusnahkan sebulan setelah dikumpulkan. Menurut hukum Korea, hukuman lima penjara jadi ancaman bagi mereka yang membocorkan formulir tersebut.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓