Harapan dan Tanggung Jawab Abimana Aryasatya di Film Gundala

Rizky Mulyani13 Jan 2020, 14:45 WIB
[Fimela] Abimana Aryasatya

Fimela.com, Jakarta Abimana Aryasatya telah memerankan berbagai jenis karakter di industri perfilman Indonesia. Satu di antaranya, ia dipercaya menjadi tokoh utama di film Gundala Putra Petir karya Joko Anwar sebagai sutradara sekaligus penulis skenario film tersebut. Tentu bukan hal yang mudah bagi Abimana dalam membintangi tokoh superhero. Harus mengemban tanggung jawab yang besar, Abimana pun memiliki harapan dari filmnya tersebut.

Film mengisahkan tentang superhero yang diangkat dari komik ini menjadi pembuka Jagat Sinema Bumilangit. Berperan menjadi Sancaka yang kemudian bertransformasi menjadi Gundala, Abimana pun berharap film Gundala ini menjadi kunci sukses adanya cinematic universe di Indonesia.

"Ekspektasi yang akan menyenangkan banyak pihak adalah semoga film Indonesia ke depannya lebih maju lagi. ini jadi benchmark-nya. orang-orang juga jadi berani investasi ke film Indonesia lebih besar daripada biasanya," tutur Abimana Aryasatya saat ditemui gala premiere film Gundala di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019).

Tanggung Jawab Besar Abimana Aryasatya Menjadi Gundala

[Fimela] Abimana Aryasatya
Abimana Aryasatya memiliki harapan dan tanggung jawab berperan menjadi Sancaka di film Gundala. (Bambang E. Ros/Fimela.com)

Abimana merasa harus mengemban tanggung jawab yang besar menjadi Gundala. Pasalnya tokoh superhero tersebut sudah dikenal luas publik Indonesia sejak muncul dalam versi komik. Aktor tampan ini beruntung karena Joko Anwar sangat membantunya dalam mendalami karakternya tersebut.

"Sebetulnya pendekatan karakter terhadap Sancaka atau Gundala itu mendekati realita, bukan tiba-tiba karakter yang lu harus create yang luar biasa gitu. Bang Joko kan emang suka sesuatu yang natural, tidak dibuat. Basic-nya cukup akting tapi tidak terlihat akting," ungkap Abimana.

Beban lain yang dirasakan Abimana menjadi Gundala ternyata berlanjut ke dalam kehidupan nyatanya. Ia harus menjaga citra baik sebagai seorang superhero tanah air.

"Sebenarnya yang paling repot tanggung jawabnya, tanggung jawab di kehidupan nyata. Kadang orang nggak bisa bedain kan di film sama dikehidupan nyata. Tiba-tiba ada yang telepon, 'eh Gundala tolongin gua dong', nah itu repot tuh. Beda ya, saya di dunia nyata saya bapak-bapak, punya anak juga yang harus diurusin," tutur Abimana sambil tersenyum.

Pada 29 Agustus 2019 lalu, film Gundala sudah tayang di bioskop tanah air. Bagi Sahabat Fimela yang ingin menyaksikan kembali, jangan khawatir. Akan hadir Gundala Eksklusif hanya di Vidio tanggal 18 Januari 2020 dengan berlangganan Vidio Premier Gold.

Saksikan Video Pilihan Berikut

Lanjutkan Membaca ↓