Donna Agnesia tak Percaya Hidupnya Laksana Cerita Film

Anto Karibo01 Apr 2020, 09:24 WIB
[Bintang] Donna agnesia

Fimela.com, Jakarta Siapa orang yang menyangka wabah virus Corona akan menyambangi Indonesia dan mengakibatkan kematian banyak penduduknya. Ya, demikian lah yang menjadi pemikiran Donna Agnesia bahwa tak ada manusia yang mengetahui bagaimana kejadian esok hari.

"Adakah yang tahu apa yang akan terjadi besok, lusa, minggu depan, bulan depan? Adakah yang tahu kapan ini semua berakhir? Adakah yang tahu kapan kehidupan kita bisa normal kembali?" kata Donna di laman Instagramnya, dagnesia, baru-baru ini.

"Pertanyaan ini belakangan sering muncul di pikiranku. Mungkin juga di benak banyak orang.Karena kita mengalami ini tidak sendirian, seluruh dunia mengalaminya," sambung Donna.

Seperti dalam Film

[Fimela] Donna Agnesia
Donna Agnesia peluncuran Sandra Dewi Gold di The Edge Bistro & Mojito Bar Kemang Icon Jakarta. (Bambang E Ros/Fimela.com)

Melihat situasi dan kondisi seperti sekarang ini, Donna Agnesia seperti melihat sebuah lakon cerita dalam film. Ia sama sekali tk menyangka di tahun 2020 akan mengalami kondisi yang seakan manusiaterancam punah.

"Dulu kayaknya cuma nonton di film2 ya kondisi sepertii ini, seakan bumi & manusia akan punah entah karena perang, wabah atau bencana alam?Ga terbayang di tahun 2020 ini justru kita mengalaminya sendiri," ujarnya.

Donna menambahkan,kalau dalam film maka sosok pahlawan atau superhero yang ditunggu. "Siapa atau apa yang bisa menyelamatkan kita? Kalau di film selalu ada tokoh HERO nya. Lalu bagaimana dengan kondisi sekarang? Siapakah HERO nya?" paparnya.

Sosok Pahlawan

[Fimela] Donna Agnesia
Donna Agnesia peluncuran Sandra Dewi Gold di The Edge Bistro & Mojito Bar Kemang Icon Jakarta. (Bambang E Ros/Fimela.com)

Menurut istri Darius Sinathrya ini, dalam masa wabah virus Corona ini, setiap orang yang bertanggung jawab kepada diri sendiri dan keluarga bisa dikategorikan sebagai pahlawan. Dan tak terkecuali para tenaga medis.

"Selain Tuhan.. dan juga para tenaga medis yang membantu orang sakit, ternyata SETIAP DARI KITA bisa menjadi HERO untuk diri kita sendiri, keluarga kita, masyarakat di sekitar kita, para tenaga medis & bangsa kita dengan cara yang tidak sulit," imbuhnya.

"Yaitu PEDULI & paham kondisinya sehingga berusaha untuk memutus rantai penyebaran Covid19 ini dengan tetap #dirumahaja, tidak keluar rumah jika tidak penting, kalaupun harus tetap bekerja di luar rumah pakai alat pelindung diri seperti masker, jaga kesehatan, sebisa mungkin lakukan #physicaldistancing agar kita tidak menjadi pembawa virus & menularkannya kepada orang lain," paparnya.

Jangan Mudik

Potret harmonis keluarga Darius Sinathrya dan Donna Agnesia
Donna melahirkan anak pertama mereka, Lionel Nathan Sinathrya Kartoprawiro, pada tanggal 28 Juni 2007. Hanya enam bulan saja setelah mereka menikah. Meski demikian, Darius dengan menyatakan bahwa bayi tersebut cukup umur untuk dilahirkan. (Liputan6.com/IG/darius_sinathrya)

Mencoba menghimbau sesuai anjuran pemerintah, Donna berharap masyarakat tak keluar dari zona pandemi dan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

"Tahun 2020 mungkin menjadi lebih berat & prihatin karena Lebaran Tahun ini DIHIMBAU untuk TIDAK MUDIK agar penyebaran VIRUS CORONA tidak semakin luas & semakin banyak korban berjatuhan," ucapnya.

"Jadi Ayo saudara-saudaraku jangan membahayakan orang lain, kesadaran & kepedulian kita akan banyak menyelamatkan nyawa. Jadi tetap #dirumahaja & #janganmudikdulu ya," tandas Donna Agnesia.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓