Anak Belum 6 Bulan Diberi MPASI, Shandy Aulia Diprotes Netizen

Anto Karibo14 Jul 2020, 10:24 WIB
Shandy Aulia

Fimela.com, Jakarta Shandy Aulia memutuskan untuk memberikan makanan pendamping ASI atau MPASI kepada anaknya, Claire Herbowo. Padahal, usia anaknya belum sampai setengah tahun atau 6 bulan yang biasa menjadi tolok ukur pemberian MPASI.

"9 July 2020 adalah hari yang bersejarah dalam hidup @missclaireherbowo dan aku, karena untuk pertama kalinya Claire akan MPASI dan aku super excited untuk moment ini," kata Shandy Aulia di laman Instagramnya, shandyaulia, baru-baru ini.

"Saat ini Claire usia 4 bulan memasuki 5 bulan☺️. Pengalaman yang sangat berkesan dan menyenangkan sebagai seorang ibu mendampingi tumbuh kembang Claire. Kok 4 bulan sudah MPASI?! Kenapa gak 6 bulan aja?!" tutur Shandy.

Kena Protes

Shandy Aulia
Shandy Aulia (Instagram/shandyaulia)

Apa yang dilakukan oleh Shandy Aulia yang menurut netizen lepas dari kebiasaan pun mendapatkan protes. Namun, Shandy juga memiliki alasan kuat tersendiri dan ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya.

"Sebagai ibu jelas saya ingin memberikan yang terbaik untuk anak saya, terbaik untuk saya bukan artinya terbaik untuk semua ibu-ibu di Indonesia ini, jadi PERASAAN TERBAIK itu kembali lagi pada setiap pribadi dan cara kita memandangnya," ucapnya.

Shandy menambahkan jika keputusannya untuk memberikan MPASI di usia yang tak biasa, didasarkan bukan pada keisengannya secara pribadi. Ia mengaku telah melakukan konsultasi dengan dokter.

"Sebelum saya memberikan MPASI saat usia Claire belum 6 bulan tentunya bukan keputusan iseng ataupun tanpa dasar konsultasi pada Dokter yang sudah berpengalaman, tidak hanya pengalaman pada teori saja tapi juga jangka jam terbang dokter yang sudah bisa saya percayakan," imbuhnya.

Bukan Kurang Gizi

Shandy Aulia
Shandy Aulia (Instagram/shandyaulia)

Shandy menambahkan jika pemberian MPASI pada anaknya bukan karena kurang berat badan ataupun kurang gizi/stunting. Menurutnya, kondisi Claire untuk berat badan dalam kondisi baik dan sehat sesuai dengan ukuran medis.

"Bila menurut Ibu-Ibu Indonesia anak sehat itu ciri utamanya HARUS MONTOK harus seperti Roti sobek dan pipi yang cubby baru bisa ada rasa nyaman dan tenang pada si ibu dan bayi silakan saja, tapi untuk Claire saya nyaman dan tenang dengan berat anak saya sekarang ini. Karena cara pandang saya BAYI SEHAT tidak harus dengan tampak BOBOT yang MONTOK dan GENDUT," paparnya.

Sementara untuk bayi kurang gizi, biasanya ada beberapa ciri. "Pertumbuhan bayi tidak berjalan seperti yang seharusnya, berat badan bayi tidak bertambah. Bayi mengalami perubahan perilaku, seperti merasa gelisah dan sering rewelMudah merasa lelah dan tidak aktif karena persediaan energi kurang optimal ketimbang bayi seusianya," ucapnya.

Pilihan Ibu

Shandy Aulia
Shandy Aulia (Instagram/shandyaulia)

Menurut Shandy, MPASI lebih dini adalah sebuah pilihan mutlak dari seorang ibu bila memang kondisi bayi siap untuk MPASI tentunya dengan berkonsultasi dulu pada dokter ahlinya dan juga dengan pantauan dokter.

"Saya memilih untuk FULL ASI dan disertai MPASI di usia Claire belum 6 bulan (TIDAK SUFOR) adalah keputusan dan bentuk cara saya merawat Claire. Dan yang terbaik menurut versi saya untuk anak saya," tandasnya.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓