Begini cara praktis hitung masa subur dengan sistem kalender

Ivana Okta20 Okt 2018, 11:58 WIB
Diperbarui 20 Okt 2018, 11:58 WIB
Kalender

Fimela.com, Jakarta Setiap perempuan akan mengalami masa subur. Masa ini adalah saat ovum matang dan siap untuk dibuahi. Pada masa subur inilah kesempatan seorang perempuan hamil lebih besar. Perlu diketahui bahwa masa hidup ovum hanya berlangsung selama 12-24 jam dalam satu bulan. Jadi pastikanlah perhitungan masa subur telat tepat. Lalu, bagaimana sih cara menghitung masa subur dengan menggunakan kalender?

Sistem kalender ini ada dua cara. Yang pertama adalah untuk yang memiliki siklus haid teratur, maka masa subur akan berlangsung kurang lebih 14 hari haid berikutnya. Ini berarti bahwa masa suburmu berlangsung pada hari ke 13 sampai ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang.

Untukmu yang memiliki siklus haid yang tidak teratur, maka hal yang dapat dilakukan adalah dengan mencatat panjang siklus haid yang dilalui. Sekurang-kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari dalam siklus terpanjang, kurangi dengan 11 maka akan diketahui kapan masa subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek kurangilah 18, maka akan diketahui hari subur pertama.

Misalnya saja, siklus terpanjang haid 31, dan siklus haid terpendeknya = 26, maka masa suburnya adalah 31 – 11 = 20, dan 26 – 18 = 8, Jadi masa suburmu berlangsung pada hari ke 8 sampai hari ke 20.

Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya Sahabat Fimela.