Penyakit Itu Telah Merenggut Nyawa Kedua Bayi Kembarku

Fimela02 Jul 2015, 11:50 WIB
Foto: copyright dailymail.co.uk

Orang tua mana yang tak akan sedih saat kehilangan buah hati kesayangan. Apalagi jika usia sang buah hati masih sangat belia. Rasa sedih dan duka lara pasti akan sangat menorehkan luka yang dalam, seperti yang dialami oleh Clare dan Darren ini.

Clare dan Darren begitu bahagia saat mereka bisa memiliki sepasang bayi kembar cantik. Dilansir dari dailymail.co.uk, sepasang bayi kembar itu diberi nama Neve dan Belle Boitelle. Namun, kebersamaan mereka dengan sang buah hati berlangsung singkat. Saat baru berusia lima bulan, Neve dan Belle didiagnosis menderita penyakit leukemia limfoblastik akut.

Sebulan setelah didiagnosis, Neve meninggal dunia. Sementara saudara kembar identiknya, Belle sempat dirawat di rumah sakit selama dua tahun. Tapi sayang, saat usianya menginjak 28 bulan, Belle pun meninggal dalam pelukan orang tuanya. "Hati dan perasaan kami rasanya hancur lebur," ungkap Clare. Sebagai seorang ibu, ia sangat sedih kehilangan dua putrinya dalam waktu singkat.

Foto: copyright dailymail.co.uk

Neve dan Belle lahir prematur tanggal 10 November 2012. Keduanya sempat dirawat intensif di St James's Hospital di Leeds. Saat Neve mulai menolak untuk disusui dan terlihat pucat dengan mata yang menghitam serta terlihat ada memar-memar di kulitnya, Clare dan Darren mulai menaruh curiga. Ketika akhirnya diperiksakan ke dokter, kecurigaan itu terjawab sudah. Mereka tak menyangka kedua bayi mungilnya terkena kanker.

Clare sampai harus keluar dari pekerjaannya sebagai marketing manager untuk merawat kedua buah hatinya. Suaminya juga harus berhenti bekerja sebagai penata rambut demi merawat Neve dan Belle serta mengasuh putra sulung mereka Hiro.

Kebersamaan Hiro yang begitu singkat dengan dua adik kembarnya. | Foto: copyright dailymail.co.uk

Kini, Clare dan Darren sedang menggalang dana untuk yayasan kanker dan meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan akan leukemia limfoblastik akut pada bayi. Mereka melakukan ini demi mengenang kedua putri kecil mereka yang sudah berada di surga. Meski berduka, Clare dan Darren tetap memiliki kepedulian untuk membantu orang lain. 

 
(vem/nda)