Studi, Bayi Prematur Berisiko Osteoporosis Saat Dewasa

Fimela01 Jun 2016, 16:10 WIB
Photo: Copyright Thinkstockphotos.com

Osteoporosis atau yang lebih dikenal sebagai penyakit pengeroposan tulang merupakan salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh berkurangnya produksi hormon estrogen dalam tubuh. Para ahli mengungkapkan jika penyakit osteoporosis biasanya ditandai dengan hilangnya kepadatan tulang sehingga membuat tulang rentan patah atau tidak kuat menahan benturan keras.

Berbicara mengenai osteoporosis, peneliti baru saja menemukan fakta bahwa bayi yang lahir prematur sangat rentan dan berisiko menderita osteoporosis saat mereka dewasa. Dikutip dari laman techtimes.com, bayi yang lahir prematur lebih rentan terhadap risiko osteoporosis karena bayi ini memiliki asupan kalsium dan zat besi yang sangat sedikit saat berada di kandungan.

Chandima Balasuriya, seorang peneliti dari Norwegian University of Science and Technology (NTNU) mengungakpkan bahwa, "Minggu-minggu terakhir kehamilan adalah masa terjadinya transfer kalsium dari tubuh ibu ke janin. Sementara itu, bayi prematur lahir sebelum transfer ini terjadi. Karena hal ini, tidak heran jika bayi prematur akan memiliki tulang yang lebih rapuh jika dibandingkan dengan bayi yang lahir normal."

Chandima melanjutkan, "Penelitian yang kami lakukan menemukan bahwa bayi yang lahir prematur memiliki masa atau berat badan yang rendah. Ini juga menyebabkan masa atau berat tulang juga kalsium di tubuhnya juga rendah jika dibandingkan dengan bayi lain yang lahir normal. Karena masa tulang yang rendah ini, bayi prematur juga sangat rentan menderita osteoporosis saat ia dewasa kelak."

Dalam penelitian ini, para ahli melibatkan beberapa orang dewasa yang lahir prematur dan lahir normal saat lahir. Hasilnya, orang dewasa yang lahir prematur memiliki masa atau berat tulang yang lebih rendah. Mereka yang lahir prematur juga ditemukan bahwa mereka memiliki kepadatan tulang belakang, leher, pinggul, kaki dan beberapa bagian lain yang lebih ringan alias tak terlalu padat jika dibandingkan dengan mereka yang lahir secara normal.

So, buat kamu yang dulu lahir prematur dan ingin mencegah risiko osteoporosis, usahakan untuk konsumsi makanan dan minuman yang kaya akan kalsium, vitamin D, mineral dan protein demi menjaga kepadatan tulang ya.

(vem/mim)