5 Kali Dokter Menyuruhku Aborsi, Aku Menolak & Kini Bayiku Sehat

Fimela13 Okt 2016, 12:25 WIB
Photo: Copyright mirror.co.uk

Seperti yang kita tahu, bayi merupakan sosok yang akan membuat suasana rumah menjadi lebih hidup dan lebih mengesankan. Karena hal inilah, seorang ibu akan sangat bahagia ketika ia mengetahui bayi di kandungannya sehat dan selamat. Tapi sayangnya, nampaknya tidak sedikit bayi di dalam kandungan yang mengalami kelainan dan mengharuskan orang tuanya merelakannya untuk dilahirkan atau dioperasi sebelum waktunya. Ini seperti yang dialami oleh ibu muda bernama Jo Scott bersama suaminya Chris Scott.

Jo dan kedua buah hatinya | Photo: Copyright mirror.co.uk

Dikutip dari laman mirror.co.uk, saat mengandung, Jo disarankan oleh dokter untuk menggugurkan kandungannya karena bayi di kandungannya diperkirakan tak akan bertahan hidup dan tumbuh serta berkembang dengan baik seperti bayi-bayi lain pada umumnya. Tak tanggung-tanggung, dokter menyarankan Jo menggugurkan kandungannya sebanyak 5 kali. Namun, Jo senantiasa menolak saran dokter dan meyakini bahwa bayinya akan baik-baik saja. Jo beserta suami yakin bahwa bayinya akan tumbuh dan berkembang dengan baik saat ia lahir.

Jo dan Christ bahkan mengungkapkan pada dokter bahwa kalau pun bayi mereka mengalami suatu hal yang tak diinginkan, mereka akan tetap mempertahankan bayinya dan dengan penuh keikhlasan menerima apapun serta bagaimanapun kondisi bayinya. Jo mengatakan,

"Saya bilang tidak kepada dokter. Saya yakin buah hati saya akan baik-baik saja dan ia kuat. Saya tidak akan membiarkan dia meninggal karena keegoisan saya. Kalau memang dia akan meninggal, biarkan dia meninggal karena hukum alam dan bukan saya yang menjadi penyebab dia meninggal. Saya akan mempertahankan dia. Dia adalah anugerah terindah Tuhan buat saya dan keluarga."

Emie saat lahir seberat 1,6 kg | Photo: Copyright mirror.co.uk

Beruntung, dokter menerima penolakan Jo dan Christ. Sementara itu, bayi di kandungan Jo terus tumbuh dan berkembang dengan baik. Secara perlahan tapi pasti, bayi di kandungan Jo semakin membaik dan sehat. Dokter serta perawat yang melakukan scan terhadap kandungan Jo pun merasa sangat bahagia sekaligus terkejut. Bagi mereka, ini adalah sebuah keajaiban. Bayi yang semula diperkirakan tidak akan bertahan hidup ternyata tumbuh dan berkembang dengan baik. Ya, meskipun ada beberapa kondisi yang membuatnya harus selalu dipantau setiap saat dan mengharuskan sang bunda menjaga juga merawatnya dengan sangat hati-hati.

Pada usia kandungan yang ke 31 Minggu, plasenta di kandungan Jo tidak terpasang dengan baik. Ia pun diharuskan melahirkan lebih awal alias menjalani kelahiran prematur pada tanggal 05 Oktober 2015. Saat lahir, bayi Jo yang diberi nama Emie Scott dan ia memiliki berat seberat 1,6 kg atau setara dengan 1,6 kg. Sesaat setelah kelahirannya, bayi Emie harus menjalani perawatan intensif selama beberapa Minggu di dalam mesin inkubator. Dan setelah melakukan perawatan intensif serta dipastikan berat badannya cukup untuk dibawa pulang ke rumahnya, ia pun dibawa pulang dan dirawat serta dijaga dengan penuh kasih sayang oleh orang tuanya.

Emie Scott yang baru saja merayakan ulang tahun pertamanya | Photo: Copyright mirror.co.uk

Kini, setelah selama 1 tahun, bayi Emie telah tumbuh dan berkembang menjadi bayi yang sehat. Ia juga telah berhasil melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Ia dikatakan sebagai bayi ajaib karena berhasil bertahan hidup sampai sejauh ini meski ia telah diserang berbagai kondisi yang memungkinkannya tak pernah bisa bertahan hidup. Emie kini telah menjadi seorang bayi yang ramah dan mampu membuat keluarganya lebih berwarna.

Ladies, kisah yang sangat mengharukan dan menggetarkan hati ya. Semoga, bayi Emie bisa terus tumbuh dan berkembang dengan baik serta sehat selalu. Untuk Jo dan suami, terima kasih telah mempertahankan buah hati kalian dan semoga kalian beserta keluarga senantiasa bahagia selalu.

(vem/mim)