Ketika Balita Kegemukan, Apa yang Harus Dilakukan?

Fimela27 Mei 2015, 10:05 WIB
(C) stronglittlesleepers

Banyak orang merasa gemas dengan balita yang memiliki tubuh yang gendut. Apakah ladies juga merasakan hal yang demikian? Oleh karena itu, banyak orang tua membiarkan balitanya tumbuh sehat dengan berat badan yang terus bertambah setiap harinya. Tanpa disadari, beberapa balita mengalami kelebihan berat badan. Hal ini tentunya sudah bukan hal lucu dan gemas lagi.

Nah, jika ladies mulai merasa bahwa balita anda mengalami overweight, ada baiknya jika anda segera mengkonsultasikannya kepada dokter. Dokter tahu bagaimana cara menghitung berat badan bayi yang ideal dan memutuskan bahwa buah hati anda mengalami kegemukan atau tidak.

Jika dokter mengatakan bahwa si kecil mengalami kegemukan, jangan sedih ladies. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk menurunkan berat badan si kecil. Dua hal yang penting dalam menurunkan berat badan buah hati adalah membuat si kecil berolahraga dan mengatur asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Yuk bahas satu persatu!

Menurunkan berat badan buat hati dapat dilakukan dengan membuatnya berolahraga. Dalam sehari, pastikan bahwa balita bergerak aktif selama 30 menit. Bagaimana caranya membuat si kecil bergerak? Ladies bisa membuat aktivitas atau permainan yang membuat si kecil bergerak, misalnya petak umpet dan menaruh barang-barang kesayangan si kecil di tempat yang agak jauh sehingga dia mau berjalan mengambilnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah ladies harus membatasi waktu menonton tivi dan bermain gadget anak. Televisi dan gadget kerap membuat anak enggan untuk beranjak dari kursi. Akibatnya, si kecil jadi pasif. Ada baiknya jika dalam sehari, ladies memberi kesempatan satu atau dua jam saja untuk si kecil menonton tivi dan bermain gadget.

Selain itu, pastikan bahwa ladies memberikan waktu tidur yang cukup bagi buah hati anda. Mengapa begitu? Seperti dikutip dari situs babycentre.co.uk, kurang tidur ternyata dapat meningkatkan resiko kegemukan pada balita.

Cara yang kedua adalah dengan mengatur pola makan anak anda. Yang paling simple adalah dengan mengurangi camilannya. Jika buah hati meminta camilan di sela-sela jam makannya, cobalah untuk menggantinya dengan buah, oatcake, maupun rice cake yang lebih sehat.

Selain itu, batasi pula asupan susu formula yang masuk ke dalam tubuh bayi. Dalam sehari, balita hanya butuh antara 350 sampai 500 ml saja. Anda bisa mengurangi jumlah susu ini dengan cara memberikannya dalam gelas, bukan dalam botol susu sehingga si kecil tidak merasa bahwa jumlah susunya berkurang.

Oleh: Pravianti

(vem/ver)