Tips Mengajarkan Harga Diri Tinggi pada Anak

Febi Anindya Kirana01 Feb 2019, 15:48 WIB
anak

Fimela.com, Jakarta Anak-anak bukan hanya perlu belajar tentang percaya diri tinggi, kemandirian, dan toleransi, tapi juga perlu belajar tentang cara menghargai diri sendiri atau self-esteem. Menghargai diri sendiri menjadi bekal penting yang akan memberi banyak pengaruh dalam kehidupan.

Orangtua bisa mengajarkan anak penghargaan diri sejak dini. Seperti dilansir dari Kid's Health.org, ini yang bisa dilakukan orangtua untuk mengajarkan harga diri tinggi pada anak.

1. Bantu anak belajar hal-hal baru

Ada banyak hal-hal baru yang bisa dipelajari anak-anak bahkan sejak balita, seperti misalnya memakai baju sendiri, memakai sepatu atau menyiapkan isi tas sekolahnya sendiri. Dengan mendukung anak mencoba hal-hal baru, akan timbul rasa penguasaan dan kegembiraan dalam diri karena mencapai sesuatu. Hal ini mampu menumbuhkan harga diri.

2. Memberi contoh di awal

Anak-anak perlu contoh yang benar ketika melakukan sesuatu, orangtua bisa memberi contoh di awal dan biarkan anak menyelesaikannya. Biarkan anak melakukan apa yang mereka bisa, bahkan jika ia membuat kesalahan. Pastikan anak mendapat kesempatan belajar, mencoba dan merasa berhasil. Tantangan baru setiap harinya akan membuat anak merasa yakin dengan kemampuan diri sendiri.

3. Pujian secukupnya

Pujian adalah bentuk pengakuan dan penghargaan yang bisa ditunjukkan orangtua pada pencapaian anak. Puji anak dan tunjukkan rasa bangga padanya. Namun perlu diingat bahwa pujian berlebihan bisa jadi bumerang. Ini bisa membuat anak berpikir ia telah sangat hebat dan jadi manja, padahal masih ada lebih banyak tantangan yang perlu ia pelajari ke depan.

4. Jadi teladan yang baik

Orangtua berlaku sebagai contoh, begitu juga tentang self-esteem. Orangtua harus mampu menunjukkan usaha melakukan tugasnya sehari-hari, merasa bangga, ceria, menunjukkan bahwa ia juga menghargai diri sendiri dan percaya diri. Dengan melihat contoh yang baik, anak akan meniru.

5. Jangan ada kritikan keras

Lebih baik mengatakan "Kamu sudah bekerja keras, lain kali pasti bisa!", jangan mengucapkan "Begitu saja tidak bisa, mau jadi apa?!". Kata-kata kasar dan menusuk hati hanya akan menjatuhkan anak. Beri saran sederhana dan membangun bukan kritikan keras yang justru bisa mematikan kepercayaan diri anak.

Punya penghargaan diri tinggi pada anak akan membantunya berpikir positif dan optimis serta mampu menghadapi kesalahan dan kegagalan. Jadi, jika ingin anak bisa menghargai dirinya sendiri, maka pastikan mengajarkan sekian hal di atas.