Kapan Sih Bisa Mulai Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan?

Ivana Okta09 Feb 2019, 13:45 WIB
Melahirkan

Fimela.com, Jakarta Saat mengandung, setiap perempuan akan mengalami kenaikan berat badan yang cukup lumayan. Nah, setelah melahirkan menurunkan berat badan jadi PR yang cukup membuat pikiran galau.

Saat bayi mulai menambah berat badan di tubuh, ibu mulai berpikir tentang cara menurunkan berat badan setelah melahirkan. Ini sangat normal, karena para perempuan memang tidak pernah suka berat badannya bertambah. Setelah bayi keluar, perut dan perut bagian bawah memerlukan waktu yang cukup untuk kembali ke ukuran dan bentuk normal. Lalu, kapan sih ibu bisa mulai untuk menurunkan berat badan?

Waktu yang Tepat Memulihkan Berat Badan

Untuk diketahui, berolahraga atau pergi ke gym setelah melahirkan jelas tidak disarankan. Tubuh membutuhkan istirahat alami selama beberapa waktu setelah melahirkan. Diet ketat dapat memengaruhi menyusui dan juga tubuh ibu. Sang ibu dapat memulai rencana dietnya dengan hanya mengonsumsi makanan bergizi dan jus buah. Mengurangi asupan kalori secara langsung juga tidak disukai. Setelah sekitar 3-4 minggu setelah persalinan, akan ada pemeriksaan prenatal dengan dokter. Saat itulah berkonsultasilah dengan dokter soal program penurunan berat badan yang akan dilakukan.

Setelah istirahat yang cukup dan menerima sinyal hijau dari dokter mulailah berolahraga. Tidak perlu terburu-buru ke gym untuk menurunkan berat badan. Mulailah dengan olahraga yang mudah agar tak mudah lelah. Jogging, berjalan, aerobik, berenang, yoga bisa jadi pilihan yang pas untuk ibu yang baru saja melahirkan.

Jangan terlalu terbebani dengan berat badan hingga stres. Merupakan tanggung jawab besar untuk menjadi seorang ibu dan merawat anak. Cobalah tetap tenang dan bersabarlah. Butuh 9 bulan bagi tubuh untuk menambah beratnya. Jadi perlu waktu yang setara untuk mengurangi. Bersabarlah sepanjang proses dan nikmati perasaan menjadi ibu baru.

Lanjutkan Membaca ↓