Menurut Studi, Morning Sickness Saat Hamil Bisa Mencegah Keguguran

Mimi Rohmitriasih04 Mar 2019, 09:04 WIB
Ilustrasi Morning Sickness, Hamil (iStockphoto)

Fimela.com, Jakarta Morning sickness adalah kondisi yang umum dialami perempuan yang sedang hamil terutama saat mereka hamil muda. Morning sickness atau mual dan muntah di pagi hari bisa dikatakan sebagai hal yang sangat mengganggu. Kondisi ini juga sangat menyiksa dan membuat tidak nyaman ibu hamil.

Namun Sahabat Fimela, di balik kondisi yang membuat tidak nyaman dan terganggu, morning sickness ternyata dianggap memiliki manfaat mengagumkan buat kehamilan. Melansir dari laman parenting.com, morning sickness selama kehamilan bisa mencegah risiko keguguran.

Penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine disebutkan jika perempuan hamil usia 18-40 tahun dan mengalami morning sickness di trimester pertama kehamilannya akan memiliki kandungan yang sehat, kuat dan mengesankan juga terhindar dari risiko keguguran.

Penelitian yang dilakukan pada sedikitnya 800 perempuan hamil ditemukan jika 3/4 dari mereka mengalami morning sickness dan mereka memiliki risiko keguguran yang lebih rendah. Belum diketahui secara pasti apa alasan ibu hamil yang mengalami morning sickness bisa mengalami penurunan risiko keguguran lebih besar.

Para ahli menduga jika perubahan pola makan dan pola hidup yang lebih sehat serta teratur selama morning sickness membuat janin di kandungan lebih kuat. Perempuan hamil juga akan mengalami peningkatkan hormon human chorionic gonadotropin (HCG). Semakin tinggi kadar hormon ini perempuan akan lebih mudah mual dan muntah. Di sisi lain, saat kadar hormon ini semakin tinggi maka janin di kandungan semakin kuat.

Well Mom, saat mengalami morning sickness jangan putus asa apalagi kecewa. Meski rasanya tidak terlalu nyaman, itu bermanfaat lho buat kesehatan janin di kandungan. Namun, jika morning sickness juga sangat parah jangan lupa mengonsultasikan hal ini dengan dokter atau bidan ahlinya.