Bayi Terus Menangis tanpa Sebab? Waspadai Kolik!

Endah Wijayanti13 Mar 2019, 13:15 WIB
Bayi menangis

Fimela.com, Jakarta Si kecil terus menangis tanpa sebab. Sudah berusaha untuk menenangkan dan mendiamkannya, tapi bayi tak kunjung tenang. Bahan tangisannya makin lantang. Kita sebagai orangtua pun dibuat bingung dan stres sendiri.

Bayi memang gampang menangis dan rewel. Dilansir dari kidshealth.org, pada tiga bulan pertama hal yang lumrah bila bayi sering menangis. Namun, bila tangisannya kencang, rewel tanpa tahu sebab yang pasti, dan susah ditenangkan, bisa jadi bayi mengalami kondisi yang disebut dengan kolik.

Apa yang dimaksud kolik?

Kolik adalah kondisi bayi yang menangis lebih dari tiga jam sehari, terjadi lebih dari tiga hari seminggu selama tiga pekan. Tapi bisa jadi bayi didiagnosis mengalami kolik meski frekuensi menangisnya tak seintens itu. Kolik biasanya tak berbahaya bagi kesehatan dan umumnya akan hilang dengan sendirinya.

Sekitar 40% bayi mengalami kolik. Terjadi pada minggu ketiga hingga keenam setelah kelahiran dan berakhir saat bayi berusia tiga atau empat bulan. Bila bayi masih sering terus menangis tanpa sebab setelah lewat empat bulan, kemungkinan dia mengalami masalah kesehatan.

Apa penyebab kolik?

Penyebab kolik ada banyak sekali teorinya. Alergi susu sapi bisa menyebabkan kolik, tapi bayi yang mendapat asupan ASI pun bisa mengalami kolik. Perubahan pola makan ibu yang menyusui juga bisa menyebabkan kolik pada bayi. Ada juga teori yang menyebutkan terlalu cepat atau terlalu lambatnya proses pencernaan air susu yang masuk ke dalam tubuh juga bisa menyebabkan kolik. Sulitnya mengetahui penyebab pasti ini seringkali yang membuat orangtua kebingungan saat bayi terus menangis tanpa sebab.

Bagaimana cara mengatasi kolik pada bayi?

Agak sulit untuk menemukan satu cara cepat dan pasti untuk mengatasi kolik pada bayi. Dengan kata lain, kita perlu "bereksperimen" menemukan cara terbaik mengatasinya. Jangan langsung memberinya susu atau ASI bila memang tidak lapar. Ajak si kecil jalan-jalan atau menghirup udara segar juga mungkin membantu. Ayunkan tubuhnya dengan perlahan juga bisa membuatnya tenang. Memperdengarkan musik atau lagu yang lembut juga bisa dicoba. Elus-elus punggungnya untuk membuatnya merasa nyaman.

Menenangkan bayi yang terus menangsi tanpa sebab memang kadang bikin kita sangat frustrasi. Tapi kita perlu tetap mengusahakan diri untuk tetap tenang supaya bayi juga bisa ikut tenang. Bila bayi menangis lebih dari tiga jam disertai demam, diare, atau muntahm, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.