5 Hal Penting tentang Linea Nigra (Garis Memanjang pada Perut Ibu Hamil)

Endah Wijayanti14 Mar 2019, 10:43 WIB
linea nigra

Fimela.com, Jakarta Saat sedang hamil ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuh. Salah satunya yang paling kentara adalah munculnya garis memanjang berwarna hitam pada perut. Garis yang disebut linea nigra ini biasanya memanjang vertikal dari pusar sampai tulang kemaluan.

Linea nigra umumnya muncul pada trimester kedua atau ketiga kehamilan. Dilansir dari boldsky.com, meski sebagian besar ibu hamil memiliki garis ini tapi sekitar 25% ibu hamil tak mendapati adanya linea nigra selama mengandung, dan hal itu tak perlu dicemaskan. Panjang garis vertikal linea nigra bisa berbeda pada setiap perempuan. Ada yang memanjang dari pusar hingga tulang kemaluan, ada yang memanjang vertikal sampai melewati batas pusar, dan ada yang sampai menyentuh garis payudara. Untuk lebih memahami soal linea nigra ini, yuk ikuti beberapa info penting berikut.

1. Garisnya semakin gelap seiring pertambahan usia kehamilan

Warna garis yang kecoklatan bisa makin gelap seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Bila ibu memiliki kulit gelap maka warna linea nigra juga akan semakin gelap. Sementara pada ibu yang memiliki kulit terang, warna linea nigra juga bisa lebih terang.

2. Linea nigra bisa muncul karena perubahan hormon

Apa penyebab munculnya linea nigra? Secara umum, penyebabnya adalah karena perubahan hormon yang terjadi pada kulit selama kehamilan. Tingginya kadar estrogen pada tubuh ibu hamil bisa menstimulasi produksi melanosit. Melanosit adalah sel penghasil melanin yang dapat ditemui di lapisan bawah epidermis kulit, lapisan tengah mata , telinga dalam, epitelium vagina, meninges, tulang, dan jantung. Produksi melanosit ini pun bisa membuat sel-sel kulit tampak lebih gelap.

3. Tidak semua ibu hamil memiliki linea nigra

Sekitar 70% ibu hamil memiliki linea nigra. Biasanya sangat mudah terlihat dan ditemukan pada ibu yang warna kulitnya gelap karena tingginya kadar melanon dalam tubuhnya. Tapi tak semua ibu memiliki linea nigra yang bisa dilihat dengan mudah. Ada yang memiliki garis ini tapi warnanya tidak terlalu gelap sehingga tak mudah dilihat. Kentara tidaknya linea nigra ini tak memengaruhi janin dalam kandungan jadi tak perlu terlalu dikhawatirkan.

4. Linea nigra bisa hilang setelah melahirkan

Setelah ibu melahirkan, linea nigra pada perut bisa hilang dengan sendirinya. Umumnya tiga hingga empat bulan setelah bersalin, warna garisnya akan pudar. Tapi proses hilangnya linea nigra bisa lebih lama pada ibu hamil yang warna kulitnya gelap. Bila ingin mempercepat proses menghilangkan linea nigra ini, hindari terkena paparan sinar matahari langsung dan gunakan krim pencerah kulit yang aman untuk digunakan setelah bersalin.

5. Linea nigra tidak bisa digunakan untuk memprediksi jenis kelamin bayi

Ada mitos yang menyebutkan bahwa bila garis melintasi pusar maka bayi yang lahir adalah perempuan. Sedangkan bila garis melintasi tulang iga, katanya bayi yang lahir adalah laki-laki. Itu semua hanya mitos belaka. Linea nigra tidak bisa dijadikan patokan atau tolak ukur untuk mengungkap jenis kelamin bayi.

Linea nigra tidaklah berbahaya. Tak perlu cemas atau khawatir berlebihan bila memiliki linea nigra dengan warna yang gelap selama kehamilan. Fokus saja menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama kehamilan hingga persalinan, ya.