5 Emosi Ini Ternyata Bisa Dirasakan Bayi di Dalam Kandungan

Endah Wijayanti18 Mar 2019, 07:21 WIB
emosi pada bayi

Fimela.com, Jakarta Bayi dalam kandungan sudah bisa merasa dan merespons atas apa yang terjadi di "dunia luar". Emosi dan perasaan ibu pun bisa juga dirasakan olehnya di dalam kandungan. Saat ibu stres, bayi dalam kandungan juga bisa merasakannya.

Perubahan suara desahan napas dan detak jantung ibu juga bisa jadi indikator perubahan emosi yang dapat dirasakan oleh bayi dalam kandungan. Dilansir dari boldsky.com, saat dalam kandungan, bayi juga bisa merasakan sejumlah emosi dan perasaan. Emosi dan perasaan apa sajakah? Berikut info lebih lengkapnya.

1. Perasaan Dicintai

Bila selama mengandung ibu merasa selalu dicintai oleh orang-orang terdekatnya, maka bayi dalam kandungan juga akan merasakan hal yang sama. Ibu merasa bahagia dan tenang karena dicintai orang-orang di sekitarnya. Tekanan darahnya pun bisa terjaga lebih stabil dan normal dan hal ini nantinya bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh bayi dalam kandungan dan lahir dalam keadaan sehat.

2. Perasaan Cemburu

Bayi dalam kandungan juga bisa merasa cemburu. Perasaan negatif seperti cemburu dan iri yang dirasakan ibu dapat berdampak pada bayi. Sebab perasaan cemburu ini bisa menstimulasi produksi hormon stres yang kemudian membuat bayi ikut merasa stres juga. Belum lagi bila ibu mengalami gangguan tidur dan makan, maka tumbuh kembang bayi juga akan terpengaruh.

3. Perasaan Suka Cita

Bahagia dan suka cita juga bisa dirasakan bayi dalam kandungan. Saat ibu merasakan suka cita yang membuncah, tekanan darah dan detak jantungnya bisa lebih stabil dan membantu memperlancar aliran darah ke rahim. Hal ini nantinya bisa membantu si kecil lebih terlindungi dari infeksi dan penyakit.

4. Perasaan Menyimpan Dendam

Ibu sebaiknya tidak terlalu lama menyimpan dendam selama mengandung. Sebab menyimpan dendam bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh. Ketika berhadapan dengan orang yang sangat dibenci dan kita belum memaafkannya, tubuh akan memproduksi hormon adrenalin dan kortisol. Kondisi ini bisa meningkatkan stres dan memengaruhi kondisi bayi dalam kandungan.

5. Perasaan Sangat Percaya Diri

Dengan lebih percaya diri, tekanan darah kita bisa menurun. Dampak positifnya, kulit jadi lebih sehat, bebas jerawat, bahkan tampak lebih cerah. Bila ibu merasa memiliki kepercayaan diri yang tinggi, bayi dalam kandungan juga bisa ikut merasakannya dan kesehatannya bisa ikut terjaga dengan baik.

Perasaan negatif dan positif yang dirasakan ibu pada umumnya juga bisa ikut dirasakan bayi dalam kandungan. Setiap perubahan detak jantung dan tekanan darah yang tejadi di tubuh ibu jelas akan berdampak langsung pada bayi dalam kandungan.