Tahun Politik, Orangtua Perlu Ajarkan Anak Menggunakan Haknya

Puput Puji Lestari21 Mar 2019, 12:24 WIB
pemilu-ilustrasi-131024c.jpg

Fimela.com, Jakarta Tahun ini, Indonesia punya hajat besar Pemilu dan Pilpres serentak. Ini bisa jadi momen yang tepat untuk anak belajar tentang politik. Meskipun belum memiliki hak pilih, anak bisa belajar tentang hak politik yang bakal dimilikinya kelak. Rapper Saykoji memiliki cara unik untuk mengajarkan politik pada anak pertamanya, Aaron Miquel Penyami. Hal itu ia lakukan karena tersadar anaknya akan semakin tumbuh dewasa. Apalagi pemilu pada tahun 2024, umur buah hatinya sudah 17 tahun, sehingga berhak untuk menggunakan hak suara.

"Karena memang saya sadar tahun ini, bulan Maret ini saja anak saya udah 12, pemilu lima tahun lagi anak saya udah 17 tahun. Nah, di tiap lima tahun selalu akan ada generasi baru yang ikut ambil bagian ngebentak masa depan bangsa," jelas Saykoji.

 

[Bintang] Igor Saykoji
Igor Saykoji bersama istri dan kedua anaknya (Instagram/Saykoji)

Bahkan ia sampai membuatkan lagu dengan menerapkan video animasi yang berjudul It's a Dad Thing 2. "Tahun ini saya bikin animasi dan animasi itu nyeritain soal anak saya nanya 'Pah, pemilu itu gimana?'. Akhirnya jadilah It's A Dad Thing 2 yang memang ceritanya edukasi secara netral," ujarnya saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (17/3/2019).

Dalam video Berdurasi 2 menit 28 detik itu, menggambarkan animasi Saykoji sedang bernyanyi rap, begitu juga dengan anaknya. Hal itu dilakukan karena anaknya sudah tak mau lagi mukanya di rekam.

"Dia masih tertarik kalau kita bikin karya yang konteksnya bagus. Kita rekam audio saja, nanti visualisasinya animasi. Tapi sebelum saya bikin video itu saya jelasin dulu ke dia soal trias politika, legislatif, eksekutif, yudikatif. Dia tau soal politik gitu. Akhirnya pas kita buat lagunya, jadi nyambung gitu," jelasnya.