Waspadai, Ini 3 Ciri Utama Janin Tidak Berkembang!

Febi Anindya Kirana29 Mar 2019, 17:19 WIB
keguguran

Fimela.com, Jakarta Sejak mengetahui siklus menstruasi berhenti, sel telur di dalam rahim seharusnya sudah mengalami pertumbuhan dan perkembangan meski secara mikroskopis. Hal ini menandakan bahwa janin hidup di dalam sana dan merupakan tanda yang sehat.

Namun ada kalanya janin tidak berkembang karena berbagai alasan. Sahabat Fimela harus tahu seperti apa ciri janin yang tidak berkembang. Seperti dilansir dari Livestrong, ini tiga ciri janin tidak berkembang.

1. Tak ada pergerakan saat ultrasound

Cek ultrasound adlaah yang paling memungkinkan melihat ciri ini. Ketika melakukan check up rutin, dokter pasti akan menunjukkan seperti apa perkembangan bayi di dalam kandungan. Ultrasound memungkingkan melihat seberapa besar ukuran bayi. Tapi jika tak ada perkembangan dari janin, hal ini bisa jadi tanda janin tidak berkembang.

2. Membesarnya perut

Seiring bertambahnya usia kehamilan, tentu perut hamil ibu akan semakin membesar dan meninggi ketika janin berkembang dan ukurannya membesar. Tapi jika perut tidak mengalami pembesaran dan peninggian seperti sewajarnya, sahabat Fimela patut curiga. Bisa jadi ini tanda janin tidak berkembang, apalagi ketika merasakan tak ada pergerakan yang dirasakan seperti biasanya.

3. Kadar HCG Darah

Ketika hamil tubuh akan mulai memproduksi hormon kehamilan HCG (human chorionic gonadotropin). Hormon ini bisa diketahui dari urin dan tes darah. Jika janin tidak berkembang, kadar hormon ini tidak bertambah atau bahkan menurun di dalam tubuh. Dalam kondisi ini, janin tidka berkembang dan bahkan bisa menghadapi risiko keguguran. Untuk mengetahui kadarnya, dokter akan melakukan tes urin atau tes darah.

Itu dia tiga ciri utama yang bisa diwaspadai tentang janin yang tidak berkembang. Hati-hati dan kenali tandanya ya Sahabat Fimela.