Segera Batalkan Puasa jika Ibu Menyusui Mengalami Hal Ini Saat Puasa

Mimi Rohmitriasih19 Mei 2019, 17:15 WIB
Menyusui

Fimela.com, Jakarta Menjalankan ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban umat muslim baik buat perempuan maupun pria yang telah baligh atau memenuhi syarat dan ketentuan berpuasa. Meski berpuasa adalah kewajiban, ada beberapa orang yang diperbolehkan meninggalkan puasa lantas menggantinya di hari lain di luar bulan Ramadan.

Salah seorang yang diperbolehkan meninggalkan puasa adalah ibu menyusui yang khawatir puasa bisa mengganggu kesehatan buah hatinya maupun kesehatan pribadinya. Ibu menyusui juga bisa membatalkan puasa jika mengalami beberapa hal selama berpuasa sambil menyusui.

Ibu Menyusui Boleh Membatalkan Puasa Asal...

Menyusui
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Melansir dari laman merdeka.com, ibu menyusui disarankan segera membatalkan puasa jika ia mengalami dehidrasi parah hingga membuatnya kehausan parah. Ia juga penting segera membatalkan puasa jika mendapati urinnya berwarna gelap dan berbau tajam, merasa sangat lesu, lemah bahkan nyaris pingsang serta ibu menyusui merasa sakit kepala hebat.

Sebaiknya ibu menyusui juga membatalkan puasa ketika mendapati ASI yang diproduksinya menurun drastis bahkan nyaris tidak memproduksi sama sekali dan bayi tampak lemas. Jika pun ibu menyusui tetap ingin berpuasa selama Ramadan, sebaiknya ia memperhatikan lagi kesehatanannya dan buah hatinya.

Ibu menyusui juga penting mengonsultasikan keinginanannya berpuasa dengan dokter atau bidah ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat dan kita bisa semakin bijak dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan yang penuh kemuliaan serta keberkahan ini.

Simak Juga Video Berikut Ini:

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓