Anak Menunjukkan Gejala Ini Setelah Cedera Kepala, Segera Bawa ke Rumah Sakit

Endah Wijayanti11 Jun 2019, 13:25 WIB
cedera kepala pada anak

ringkasan

  • Anak cenderung tidur terus-menerus dan susah dibangunkan.
  • Anak muntah terus-menerus.
  • Keluarnya cairan atau darah dari lubang telinga maupun hidung.
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Anak yang terjatuh dari sepeda dan kepalanya membentur tanah bisa cukup mengkhawatirkan. Benturan pada kepala bisa menyebabkan cedera kepala dengan risiko yang cukup membahayakan. Bahkan cedera kepala pada anak sering menyebabkan kecacatan dan kematian.

Dr. Kurniawan Taufiq Kadafi, M.Biomed, Sp.A(K) dalam buku Mengatasi Gawat Darurat pada Anak menuliskan bahwa dari seluruh jenis cedera, cedera kepala menyebabkan 25% kematian pada anak. Cedera kepala pada anak memiliki dampak yang cukup luas. Kenapa? Karena cedera ini membutuhkan perawatan yang lama di rumah sakit.

 

Waspadai Gejalanya

anak
ilustrasi anak sakit/copyright Rawpixel

Bila anak mengalami cedera kepala akibat terjatuh atau benturan karena jatuh dari tempat tidur, kursi, tangga, atau meja, hingga cedera kepala yang disebabkan oleh kecelakaan saat mengendarai sepeda, kita perlu segera membawanya ke rumah sakit. Apalagi jika anak menunjukkan gejala-gejala berikut ini, jangan sampai kita menunda terlalu lama untuk membawa anak ke rumah sakit.

1. Anak menjadi bingung, gelisah, dan tidak dapat mengenali lingkungan sekitarnya.

2. Anak cenderung tidur terus-menerus dan susah dibangunkan.

3. Anak mengeluh nyeri kepala semakin berat dengan bertambahnya waktu atau adanya kekakuan pada leher.

4. Anak mengalami kejang pada muka atau di tangan dan kaki.

5. Anak muntah terus-menerus.

6. Keluarnya cairan atau darah dari lubang telinga maupun hidung.

7. Anak mengalami gangguan gerak pada kaki dan tangan.

8. Pada bayi usia di bawah 18 tahun, ubun-ubunnya tampak membenjol.

Bila ada kemungkinan anak mengalami perdarahan baru di otak atau peningkatan tekanan di kepala akibat pembengkakan otak atau meluasnya perdarahan yang terjadi sebelumnya, maka kita perlu sangat waspada. Melalui pemeriksaan dokter, cedera kepala pada anak akan diklasifikasikan sebagai cedera kepala ringan, sedang, atau berat.

Semoga info di atas bisa membuat kita lebih waspada dan bisa mengambil langkah yang tepat dalam menangani anak yang mengalami cedera kepala. Semoga infonya bermanfaat, ya.

 

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓