5 Gejala Radang Otak Penyebab Kejang pada Anak

Endah Wijayanti12 Jun 2019, 08:15 WIB
radang otak

ringkasan

  • Anak mengalami demam tinggi secara mendadak.
  • Anak mengeluh nyeri kepala hebat, kejang, dan tidak sadar.
  • Anak mengalami penurunan kesadaran secara cepat.
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Bila anak mengalami kejang yang disebabkan oleh radang otak, tak banyak yang bisa dilakukan oleh orangtua di rumah. Solusi terbaiknya adalah segera membawa anak ke rmah sakit agar bisa segera mendapat penanganan tepat.

Penting bagi kita untuk membekali diri dengan pengetahuan terkait radang otak yang menyebabkan kejang pada anak. Dr. Kurniawan Taufiq Kadafi, M.Biomed, Sp.A(K) dalam buku Mengatasi Gawat Darurat pada Anak menjelaskan bahwa radang otak (ensefalitis) adalah radang jaringan otak yang disebabkan oleh berbagai macam mikroorganisme, seperti bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Radang otak paling banyak disebabkan oleh virus. Sementara itu, pada oradang otak yang disebabkan oleh virus, hanya radang otak yang disebabkan virus herpes dan varicella yang dapat diobati.

Ada lima gejala radang otak, antara lain:

1. Anak mengalami demam tinggi secara mendadak, terkadang suhu tubuh lebih dari 40 derajat celcius.

2. Anak mengeluh nyeri kepala hebat, kejang, dan tidak sadar.

3. Anak mengalami penurunan kesadaran secara cepat.

4. Kejang akibat radang otak bisa terjadi di bagian tubuh tertentu atau di seluruh tubuh.

5. Kejang bisa terjadi sebentar ataupun sampai lebih dari 30 menit.

Sebelum membawa anak ke rumah sakit, ada dua hal penting yang bisa kita lakukan. Pertama, kita perlu mengompres anak pada bagian ketiak dan lipat paha atau menyeka badan anak saat demam tinggi. Kedua, jangan meminumkan obat penurun panas bila anak tidak sadar karena berisiko membuat anak tersedak.

Kenali gejala-gejalanya supaya kita bisa lebih waspada dan tidak mudah panik saat anak mengalami kejang. Semoga infonya bermanfaat.

2 of 2

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓