4 Tanda Anak Mengalami Pneumonia, Pahami sebelum Terlambat!

Endah Wijayanti13 Jun 2019, 12:15 WIB
pneumonia pada anak

ringkasan

  • Didahului Infeksi pada Saluran Pernapasan Atas
  • Sesak
  • Peningkatan Laju Napas
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Sejauh apa pemahaman kita tentang penyakit pneumonia pada anak? Penyakit pneumonia pada anak tak bisa kita anggap sepele. Menurut UNICEF, pneumonia merupakan pembunuh utama (18%) anak di seluruh dunia. Wah, sungguh mengkhawatirkan sekali ya.

Pneumonia adalah radang pada parenkim paru-paru, yaitu jaringan pada paru-paru yang terdiri dari alveoli dengan jaringan interstisial di sekitar alveoli yang berisi pembuluh darah kapiler. Penyebab peradangan bisa berasal dari infeksi bakteri, virus, maupun jamur. Dikutip dari buku Mengatasi Gawat Darurat pada Anak, disebutkan bahwa menurut WHO, pneumonia menyebabkan kematian pada 1,1 juta-1,3 juta balita setiap tahunnya. Selain diare, penyakit pneumonia adalah salah satu penyakit yang menjadi penyebab terbanyak kematian pada anak.

Lalu, apa saja gejala pneumonia pada anak? Dr. Kurniawan Taufiq Kadafi, M.Biomed, Sp.A(K) menyebutkan ada empat tanda anak mengalami pneumonia. Berikut infonya.

1. Didahului Infeksi pada Saluran Pernapasan Atas

Pada sebagian besar kasus, gejalanya didahulu dengan infeksi pada saluran pernapasan atas. Gejalanya dapat meliputi demam, batuk, dan pilek. Proses infeksi kemudian akan mengenai hidung dan tenggorokan, lalu menyebar ke saluran pernapasan bawah.

2. Sesak

Sesak dapat menjadi salah satu gejala pneumonia. Sesak dapat terjadi apabila infeksi telah mengenai saluran pernapasan bawah atau parenkim paru-paru.

3. Peningkatan Laju Napas

Bila napas anak cepat atau tampak adanya peningkatan laju napas pada anak saat sesak, kita perlu segera mewaspadainya. Bayi kecil yang mengalami sesak biasanya akan merintih. Sedangkan pada anak yang lebih besar akan memperlihatkan head bobbing atau gerakan kepala terangguk-angguk akibat tarikan kuat dari kontraksi otot pernapasan. Kondisi tersebut terjadi sebagai usaha untuk meningkatkan oksigen ke dalam tubuh.

4. Suhu Tubuh di Atas 38,5 Derajat Celcius

Pneumonia yang disebabkan oleh infeksi bakteri ditandai dengan suhu tubuh di atas 38,5 derajat celcius, cenderung menetap, atau berulang dengan disertai peningkatan laju napas, serta adanya tarikan otot dinding dada.

Bila anak menunjukkan gejala-gejala di atas atau mengalami sesak napas, sebaiknya segera dibawa ke dokter. Jangan sampai anak dibiarkan terlalu lama mengalami sesak napas yang mengakibatkan otot napas kelelahan sehingga terjadi gagal napas. Semoga info ini bisa menambah pemahaman kita mengenai pneumonia pada anak, ya.

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓