Mengenal Tanda Keguguran yang Wajib Diwaspadai Ibu Hamil

Mimi Rohmitriasih30 Agu 2019, 11:30 WIB
keguguran

Fimela.com, Jakarta Bagi setiap pasangan suami istri, mengetahui sang istri hamil tentu membuat keduanya sangat bahagia. Kehamilan dalam hubungan pernikahan tak hanya membuat bahagia tetapi juga membuat perasaan terkesan, bangga bahkan cemas dan khawatir di waktu yang sama.

Saat hamil, setiap perempuan wajib menjaga kesehatannya. Ia juga harus menjaga kehamilannya agar baik-baik saja. Melansir dari laman parents.com, kehamilan yang tidak dijaga dengan baik bisa berisiko tinggi mengalami keguguran.

Ada banyak hal yang bisa meningkatkan risiko keguguran. Hal tersebut mulai dari pola hidup yang kurang sehat, stres, kelelahan, konsumsi makanan berbahaya buat kehamilan dan masih banyak lagi. Berikut tanda-tanda keguguran yang bias dirasakan ibu hamil agar cepat ditemukan solusinya.

 

Tanda-Tanda Keguguran

Keguguran
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Pendarahan di Miss V

Tanda pertama adalah pendarahan di miss V. Meski keluarnya bercak dari miss V selama kehamilan hal yang wajar, bercak atau pendarahan yang banyak bisa menandakan risiko keguguran.

Kram Perut Hebat

Awal kehamilan memang sering ditandai dengan kram perut seperti PMS. Tapi, jika kram perut yang dirasa sudah berlebihan dan berlangsung dalam waktu yang sangat lama, ini bisa menjadi tanda dari risiko keguguran.

Nyeri Pinggang dan Punggung Berlebihan

Ketika Mom mengalami nyeri nyeri pinggang dan punggung yang berlebihan di awal kehamilan atau selama kehamilan, sebaiknya periksakan kondisi ini ke dokter atau bidan. Nyeri pinggang dan punggung berlebihan bisa menjadi tanda adanya masalah serius di kehamilanmu. Dalam beberapa kasus, nyeri ini sebagai tanda awal risiko keguguran.

Keluar Gumpalan Darah

Di awal kehamilan, keluarnya gumpalan darah di miss V juga sebagai tanda keguguran. Biasanya, gumpalan ini juga disertai dengan pendarahan atau bercak yang berlebihan.

Itulah beberapa tanda keguguran yang sering terjadi. Untuk risiko keguguran pada kehamilan di atas trimester kedua, biasanya juga ditandai dengan janin yang tidak bergerak di rahim. Jika menemukan tanda-tanda di atas selama kehamilanmu, jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan dan kandungan di dokter atau bidan ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓