4 Perubahan yang Terjadi di Tubuh Pria Ketika Menjadi Ayah

Mimi Rohmitriasih04 Nov 2019, 15:45 WIB
ayah dan anak

Fimela.com, Jakarta Memiliki buah hati akan memberi banyak perubahan di hidup setiap orang baik itu perempuan maupun pria. Perubahan-perubahan ini tak hanya terlihat jelas di hidup seorang perempuan tetapi juga terlihat jelas di hidup seorang pria.

Melansir dari laman brightside.com, ada beberapa perubahan yang bakal terjadi pada tubuh pria ketika ia memiliki buah hati atau anak. Para ahli menemukan jika tubuh pria akan mengalami banyak hal baru ketika ia menjadi seorang ayah.

Penasaran apa saja perubahan yang terjadi di tubuh pria ketika ia menjadi seorang ayah?

Perubahan yang Terjadi di Tubuh Pria Saat Dia Jadi Ayah

ayah dan anak
ilustrasi/copyright pexels.com/Orione Conceição

Testosteron Menurun

Penelitian menemukan jika testosteron pada pria akan menurun hingga 34% ketika ia telah menjadi seorang ayah. Penurunan testosteron ini terjadi karena fokus pria akan lebih banyak mengenai anaknya dibandingkan melakukan kesenangan bersama pasangannya atau perempuan lain. Kebahagiaan pria saat mengetahui ia telah menjadi ayah mampu menurunkan keinginannya pada kehidupan seks.

Hormon Oksitosin Meningkat

Hormon oksitoksin merupakan hormon yang berfungsi untuk relaksasi, cinta, perasaan positif dan ikatan kuat pada orang-orang yang dicintainya di sekitarnya. Para ahli menemukan seorang pria akan lebih sayang, cinta dan peduli ke istri serta anak-anaknya setelah ia memiliki anak.

Cara Kerja Otak Berubah

Penelitian terbaru menemukan jika cara kerja otak pria yang telah memiliki anak akan berubah banyak. Cara kerja pria ini jauh berbeda dengan cara kerja otak pria single dan pria yang belum punya anak. Para peneliti menemukan jika cara kerja otak pria akan mirip dengan cara kerja otak ibu saat keduanya memiliki anak.

Rentan Depresi

Momen kehamilan dan melahirkan serta merawat bayi tak hanya meningkatkan risiko depresi pada ibu saja. Ini rupanya juga meningkatkan risiko depresi pada ayah atau para pria. Darby Saxby, Asisten Profesor Psikologi dari University of Southern California mengatakan, "Rendahnya testosteron bisa berkontribusi terhadap perasaan lesu dan tidak tertarik pada sesuatu yang menyenangkan. Ini bisa meningkatkan risiko stres dan depresi."

Itulah beberapa perubahan yang bisa terjadi di tubuh pria ketika ia menjadi seorang ayah. Semoga informasi ini bermanfaat.

***

Hai Sahabat FIMELA, pastikan dirimu untuk hadir di FIMELA FEST 2019. Ikuti semua keseruannya, dan jangan lupa untuk submit data darimu di sini, untuk mendapatkan udangannya.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓