12 Cara Menghilangkan Kebiasaan Ngorok Saat Tidur pada Anak secara Alami

Yoga Trip17 Nov 2019, 05:45 WIB
Ilustrasi Anak Tidur (iStockphoto)

Fimela.com, Jakarta Mendengkur atau yang biasa disebut ngorok adalah kondisi ketika seseorang mengeluarkan suara kasar ketika tidur. Mendengkur dapat dialami oleh setiap orang, baik perempuan ataupun pria, baik tua maupun muda, namun 60% umumnya dialami oleh pria dewasa.

Ngorok merupakan dampak dari terhalang atau menyempitnya saluran pernapasan. Penyempitan ini akan menyebabkan getaran pada saluran pernapasan ketika bernapas, yang kemudian menimbulkan suara dengkuran. Semakin terhalangnya saluran pernapasan, semakin keras pula suara dengkuran. Suara ngorok yang nyaring dan keras seringkali mengganggu tidur orang lain yang berada di dekatnya. Selain itu, ngorok juga dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

Meskipun terdengar sepele, tapi kebiasaan mengorok nggak bisa dibiarkan. Dilansir dari Everyday Health, orang dengan kebiasaan mengorok memiliki 34% peluang lebih besar mengalami serangan jantung dan 67% lebih rentan terhadap stroke. Untuk itu kami berikan beberapa cara menghilangkan ngorok yang bisa Sahabat Fimela lakukan sendiri ataupun untuk anggota keluarga lainnya.

Cara Menghilangkan Ngorok Saat Tidur

Salah Posisi Tidur, Wajah Akan Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya
Salah Posisi Tidur, Wajah Akan Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya

Saat kita ngorok waktu tidur, enggak hanya mengganggu orang lain yang tidur dengan kita, tapi juga mengganggu kualitas tidur kita sendiri. Oleh karena itu dibutuhkan cara menghilangkan ngorok saat tidur, agar tidur kita menjadi lebih tenang.

Mengubah posisi tidur 

Posisi tidur ternyata sangat memengaruhi kebiasaan ngorok. Tidur dalam posisi tengkurap atau telentang mengakibatkan lidah dan daging di dalam tenggorokan melonggar dan menyumbat jalur udara yang mengakibatkan ngorok. Untuk itu, baiknya tidur dengan posisi menyamping sebagai cara menghilangkan ngorok saat tidur.

Mengganti bantal

Di dalam bantal tersimpan banyak tungau. Tungau pada bantal bisa menjadi penyebab mengorok. Hal ini dikarenakan tungau pada bantal bisa memunculkan reaksi alergi yang berhubungan dengan penyebab mengorok. Maka dari itu, cobalah untuk mencuci bantal setiap dua minggu sekali dan ganti setiap 6 bulan sekali.

Menyangga kepala

Menyangga kepala sekitar 5-10 cm lebih tinggi saat tidur bisa menjaga lidah agar nggak terdorong ke belakang sehingga menghalangi jalur udara. Oleh karena itu, cara ini bisa sebagai cara menghilangkan ngorok saat tidur.

Cara Menghilangkan Kebiasaan Ngorok

hirup uap
Menghirup uap

Kebiasaan ngorok tentunya termasuk gangguan tidur. Kebiasaan ngorok dalam jangka panjang dapat memungkinkan terjadinya penyakit seperti serangan jantung. Untuk itu cobalah cara-cara berikut ini sebagai cara menghilangkan ngorok.

Menghirup uap

Menghirup uap dapat membersihkan serta mengurangi pembengkakan pada hidung, meredakan hidung tersumbat, dan melancarkan jalur pernapasan sehingga dapat menghilangkan kebiasaan ngorok.

Caranya mudah:

  1. siapkan mangkuk berisi air panas
  2. letakkan kepala diatas mangkuk
  3. hirup uap panas hingga pernapasan terasa lebih lega.

Teknik pernapasan

Cobalah berlatih teknik pernapasan sebelum tidur secara rutin. Teknik pernapasan ini bisa membantu merelaksasikan tubuh sebelum tidur sekaligus mengatur napas dengan tepat sehingga menghilangkan kebiasaan ngorok.

Olahraga

Ternyata olahraga dapat menjadi cara menghilangkan ngorok. Selain itu, olahraga juga dapat menurunkan berat badan dan merampingkan tubuh. Hasilnya, jaringan leher juga akan lebih ramping dan kemungkinan mendengkur dan mengalami sleep apnea pun berkurang.

 

Cara Menghilangkan Tidur Ngorok secara Alami

Peppermint Oil
Manfaat peppermint oil untuk kecantikan. (Foto: pixabay.com)

Menghilangkan ngorok nggak harus menggunakan obat-obatan yang mengandung bahan kimia. Kamu dapat mencoba cara menghilangkan ngorok cukup dengan bahan-bahan alami. Selain murah, bahan alami juga mudah didapat serta meminimalisir efek samping pada tubuh.

Cara menghilangkan ngorok dengan peppermint

Peppermint memiliki sifat antiinflamasi yang memudahkan proses pernapasan dan menenangkan sistem pernapasan. Dengan pernapasan yang lancar, maka kemungkinan untuk menghilangkan ngorok pun meningkat. Tambahkan satu atau dua tetes minyak peppermint ke dalam segelas air dan berkumurlah dengan campuran tersebut sampai sembuh.

Cara menghilangkan ngorok dengan minyak zaitun

Hampir sama seperti peppermint, minyak zaitun juga memiliki kandungan antiinflamasi yang tinggi. Minyak zaitun dapat membuka saluran pernapasan sehingga udara dapat masuk dengan lancar. Minumlah 2-3 teguk minyak zaitun sampai kebiasaan ngorok berkurang.

Cara menghilangkan ngorok dengan kunyit

Antibiotik dan antiinflamasi dalam kunyit dapat sebagai cara menghilangkan ngorok secara alami. Cukup campur kunyit dengan secangkir susu, lalu minum setengah jam sebelum tidur.

Cara menghilangkan ngorok dengan madu

Madu memang terkenal memiliki banyak khasiat karena kandungan di dalamnya yang bermanfaat. Termasuk kandungan anti-inflamasinya. Karena kandungan anti-inflamasinya yang tinggi, madu memudahkan saluran udara pada tenggorokan.

Cara Menghilangkan Ngorok pada Anak

Anak Tidur Mendengkur, Normal atau Tidak? (Ermolaev Alexander/Shutterstock)
Anak Tidur Mendengkur, Normal atau Tidak? (Ermolaev Alexander/Shutterstock)

Memang nggak cuma pada orang dewasa, mendengkur atau ngorok bisa juga dialami anak-anak. Orang tua tidak perlu terlalu panik, berikut cara menghilangkan ngorok pada anak.

Menjauhkan dari sumber alergi

Ngorok pada anak seringkali terjadi karena reaksi alergi anak terhadap suatu benda yang ada di dekatnya. Biasanya benda-benda yang memicu alergi seperti mainan dan boneka anak. Oleh karena itu, orang tua bisa mencoba menjauhkan benda-benda tersebut agar anak tidak mengorok.

Larutan saline

Ngorok pada anak bisa juga terjadi karena lendir yang menghalangi saluran pernapasan. Untuk mengeluarkan, dapat menggunakan nasal saline atau larutan garam steril. Nasal saline dapat ditemukan di apotek terdekat, namun jika ingin membuatnya sendiri juga bisa. Cukup campurkan seperempat sendok teh garam ke dalam 200ml air bersih, kemudian semprot atau teteskan menggunakan pipet pada hidung anak.

 

(Mila Ismiranda/dikutip dari berbagai sumber)

 

Lanjutkan Membaca ↓