Perkuat Kekuatan dan Kekompakkan dengan 4 Kunci Jalin Hubungan Antar Keluarga

Karla Farhana19 Nov 2019, 12:30 WIB
[Fimela] Kaluarga

Fimela.com, Jakarta Setiap film keluarga 'membisikkan' pesan-pesan yang penting mengenai pentingnya arti sebuah keluarga. Di balik kisah beragam film, tidak jarang juga ditemukan kisah-kisah inspiratif mengenai kekuatan hubungan keluarga. Seperti dalam Frozen yang mengisahkan Elsa dan Anna dan kedekatan hubungan serta dukungan antar sesama anggota keluarga. 

Dalam rangka menyambut Frozen 2: Find Your Magic, Shopee menggelar BincangShopee: Di Balik Kekuatan Keluarga, yang merupakan salah satu rangkaian dari kampanye Shopee 12.12 Brthday Sale pada 20 November 2019. Dalam acara diskusi ini, akan hadir Joanna Alexandra (Public Figure) dan Saskhya Aulia Prima, M.Psi (Psikolog) untuk berdiskusi mengenai topik tersebut. 

Menurut Country Brand Manager Shopee , Rezki Yanuar, tidak mudah membangun sebuah keluarga. Kekuatan dapat ditemukan melalui berbagai cara dan setiap keluarga memiliki caranya masing-masing. 

"Melihat pentingnya mengetahui ragam cara dan aktivitas yang dapat mendorong kesatuan keluarga, BincangShopee kali ini hadir untuk menjadi ruang bercerita dan memberi pengetahuan mengenai upaya yang dapat dilakukan dalam keluarga untuk membangun kekuatan. Melalui aktivitas kreatif antara orang tua dan anak dalam BincangShopee ini, kami berharap pengguna dapat menggali potensi dan kekuatan yang dimiliki masing-masing anggota keluarga yang dapat membawa dampak positif untuk kesatuan keluarga," katanya.

Shopee juga mengajak para orangtua untuk langsung mempraktikkan upaya membangun kekuatan dan kekompakkan dalam keluarga lewat aktivitas mewarnai dan membuat prakarya. Aktivitas ini didukung Ganara Art Space. Selain itu, ada 4 upaya lainnya yag dapat membantu memperkuat hubungan antar keluarga. 

1. Komunikasi

[Fimela] Keluarga
Ilustrasi Keluarga | unsplash.com/@brandless

Setiap nggota keluarga memiliki pemikiran yang berbeda. Untuk itu, penting sekali untuk menjalin komunikasi untuk menciptakan rasa saling mengerti. Biasakan untuk terbuka, bercerita, berani menyampaikan pendapat terhadap sesama anggota keluarga dan mendengarkan. Hal tersebut dapat mengembangkan rasa nyaman dan menjalin kedekatan antar individu. 

2. Investasi Waktu

Komunikasi saja ternyata tidak cukup. Untuk membangun kedekatan dan kekompakkan, perlu juga menginvestasikan waktu untuk keluarga. Menghabiskan waktu bersama keluarga merupakan hal yang sangat mudah dilakukan, tetapi sering kali terlupakan. 

3. Kenali pribadi

Meskipun anggota keluarga, setiap orang memiliki pribadi yang berbeda-beda. Orangtua harus mengetahui dan memahami pribadi setiap anak yang berbeda-beda. Gali juga apa yang mereka sukai dan mendukung potensi yang dimiliki anak-anak. 

4. Jadi Panutan

[Fimela] Keluarga
Keluarga | unsplash.com/@jessicarockowitz

Selain itu, pengembangan edukasi dan emosi setiap anak biasanya terbentuk sejak kecil. Anak belajar dari lingkungan, terutama orangtua yang paling banyak berinteraksi dengan mereka. Untuk bisa memberikan panutan yang baik, orangtua harus menerapkan budaya yang tepat agar kekuatan terbangun dalam keluarga sejak awal. 

#Growfearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓