Neglectful Parenting dan Efek Jangka Panjangnya pada Anak

Endah Wijayanti18 Feb 2020, 12:15 WIB
membentak

Fimela.com, Jakarta Mendidik anak adalah tugas penting sekaligus berat bagi orangtua. Dalam perjalanannya, kita pun dituntut untuk terus belajar demi memberikan didikan dan arahan yang tepat untuk anak. Ada hal-hal yang perlu kita hindari dalam mendidik anak, salah satunya adalah sikap lalai.

Orangtua yang abai (neglectful parents) adalah orangtua yang hanya memikirkan kebutuhan mereka sendiri dan mengabaikan kebutuhan anak. Matthew J. Miller, Psy.D., dalam tulisannya Neglectful Parenting: The Impact on Children seperti yang diterbitkan di ccrd.publishpath.com, menyebutkan bahwa gaya mengasuh anak yang abai (neglectful parenting style) memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan emosi pada anak bahkan ketika anak sudah dewasa nanti. Karena anak tak mendapat perhatian cukup dari orangtua, maka anak cenderung akan mengalami kesepian.

Anak Kesulitan Membangun Hubungan Sosial yang Baik

Anak kurang mendapatkan cinta yang mereka butuhkan dari orangtua mereka. Sehingga, anak pun jadi kesulitan membangun hubungan sosial yang baik. Anak bisa merasa sangat kesepian karena kebutuhan emosional dan spiritualnya tak terpenuhi. Orangtua semestinya bisa membantu anak untuk terlibat dalam berbagai aktivitas sosial dan memperkaya pengalaman anak dalam bersosialisasi. Jika orangtua cenderung lalai dan abai terhadap hal tersebut, anak jadi kesulitan untuk mengembangkan kemampuan sosialnya.

 

Anak Kesulitan Mengikuti Pelajaran di Sekolah

Ilustrasi Belajar Anak
Ilustrasi Belajar Anak

Orangtua yang lalai dan abai biasanya menyerahkan tugas mendidik anak kepada pihak sekolah begitu saja. Padahal hal ini malah bisa membuat anak kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah atau bersosialisasi di sekolah. Ketika anak mengalami masalah di sekolah, ia akan kesulitan untuk mencari bantuan atau menceritakannya kepada orangtuanya karena orangtuanya mengabaikannya.

Anak Kesulitan Mengendalikan Emosinya

Tak pernah mendapat arahan dan bimbingan dari orangtua dengan baik, anak bisa mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosinya. Khususnya ketika sedang marah atau kesal, anak cenderung meluapkannya secara berlebihan tanpa memikirkan konsekuensinya. Anak berisiko mengalami masalah dalam berperilaku jika orangtuanya abai atau lalai dalam mendidiknya.

Neglectful parenting bisa menyebabkan masalah psikologis dan gangguan perilaku pada anak. Saatnya kita kembali belajar dan lebih peka terhadap kebutuhan anak agar anak bisa tumbuh dengan baik.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓