Jangan Ragu, Ini 3 Manfaat Minta Maaf pada Anak

Vinsensia Dianawanti29 Jul 2020, 16:30 WIB
Ingatkan Pentingnya Kata Maaf dan Terima Kasih

Fimela.com, Jakarta Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan orangtua terhadap anaknya adalah berusaha mempertahankan aura kesempurnaannya. Seperti dengan sulit untuk minta maaf pada anak. Khawatir bahwa anak-anak akan menggunakan kesalahan mereka untuk tidak lagi hormat dan menghargai orangtua.

Sementara, orangtua harus mengajari anaknya untuk melakukan minta maaf dan mengakui kesalahan. Sebenarnya, minta maaf menjadi cara terpenting untuk membentuk hubungan yang sehat berdasarkan rasa saling menghormati.

Anak-anak perlu memahami bahwa terkadang orangtua bisa melakukan kesalahan. Tidak ada yang namanya orangtua yang sempurna. Dilansir dari Youth Ranch, minta maaf kepada anak akan membawa manfaat berikut ini.

1. Membangun kepercayaan

Minta maaf saat orangtua melakukan kesalahan akan membangun kepercayaan dengan anak-anak. Memberi tahu mereka bahwa orangtua akan tetap ada saat mereka perlu dikoreksi. Namun orangtua juga akan sejajar dengan anak jika orangtua salah. Kecurigaan, kebencian, dan ketidakpercayaan dapat dengan mudah berkembang jika anak-anak melihat pola "mempertahankan senjata" bahkan jika orangtua benar-benar terlihat salah.

Anak-anak akan menilai bahwa orangtua tidak memperlakukannya dengan adil sehingga cenderung sulit bagi mereka untuk memaafkan diri mereka sendiri. Bahkan ketika mereka telah membuat kesalahan, mereka akan cenderng menyembunyikannya dan menolak untuk mengakui kesalahan tersebut.

 

2. Memiliki model untuk minta maaf

Meminta maaf
Ilustrasi Orangtua dan Anak Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Anak-anak akan meniru apa yang dilakukan orangtuanya. Sehingga penting bahwa anak-anak memiliki perilaku model dalam hal meminta maaf kepada anak. Tidak mudah bagi anak-anak untuk mengakui kesalahan. Namun jika mereka melihat contoh keberanian untuk mengakui kesalahan dan minta maaf, mereka pun cenderung mengikutinya.

Ingatan tentang bagaimana rasanya mendengar permintaan maaf tulus dari orangtua dapat menjadi dorongan bagi anak di kemudian hari ketika mereka melakukan kesalahan.

3. Gagal untuk maju

Meski meminta maaf pada anak bisa terasa menakutkan, namun anggap saja ini sebagai kegagalan untuk maju. Kesalahan demi kesalahan tetap akan menjadi bagian dari kehidupan manusia. Mengatasinya dengan meminta maaf pada anak akan membuat hubungan orangtua dan anak menjadi lebih baik.

Ketika orangtua meminta maaf pada anak, sebenarnya orangtua sedang memperkuat ikatan dengan anak. Orangtua mengajari bahwa kesalahan itu boleh saja dilakukan selama kita bertanggung jawwab. Meminta maaf juga membantu orangtua dan anak bergerak maju dalma hubungan yang lebih kuat.

Simak video berikut ini

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓